Beberapa Faktor Yang Dapat Menyebabkan Disfungsi Ereksi


Beberapa Faktor Yang Dapat Menyebabkan Disfungsi Ereksi - Tips dan Tutorial akan menulis artikel tentang Beberapa Faktor Yang Dapat Menyebabkan Disfungsi Ereksi, Gairah seksual pria merupakan sebuah proses kompleks yang melibatkan kerja otak, hormon, emosi, saraf, otot, dan pembuluh darah. Disfungsi ereksi, atau bisa di bilang impotensi, dapat disebabkan oleh masalah yang berhubungan dengan hal-hal tersebut. Stress dan berbagai isu kesehatan mental lain juga dapat menyebabkan atau memperburuk disfungsi ereksi.

Impotensi sering menimbulkan pengaruh negatif terhadap kehidupan seks seorang pria, dan dapat semakin memperparah stres, depresi, dan rasa rendah diri yang sudah ada sebelumnya.

Berikut ini adalah beberapa faktor yang dapat menyebabkan terjadinya disfungsi ereksi.

1. Faktor fisik, Pada umumnya, impotensi disebabkan oleh sesuatu yang bersifat fisik. Penyebabnya bisa termasuk :

  1. Penyakit jantung, kondisi yang mempengaruhi jantung dan kemampuannya untuk memompa darah bisa menyebabkan impotensi. Tanpa aliran darah yang cukup ke penis, seseorang tidak dapat mencapai ereksi.
  2. Pengerasan pembuluh darah (atherosclerosis)
  3. Kolesterol tinggi
  4. Tekanan darah tinggi (hipertensi)
  5. Penyakit ginjal
  6. Kebocoran vena

Untuk membangun ereksi, darah harus tetap mengalir dan tersimpan dalam penis untuk beberapa waktu. Jika darah terlalu cepat mengalir balik ke jantung, ereksi akan loyo. Cedera atau penyakit bisa menyebabkan, diabetes, obesitas, sindrom metabolik. Kondisi yang melibatkan peningkatan tekanan darah, kadar insulin tinggi, lemak tubuh di lingkar pinggang, dan kolesterol tinggi.

2. Faktor neurogenik, contoh kondisi neurogenik yang menyebabkan impotensi, meliputi :

  1. Parkinson’s disease
  2. Cedera atau gangguan tulang belakang
  3. Stroke, kondisi medis serius di mana persediaan darah ke otak terganggu
  4. Alzheimer
  5. Tumor otak atau tulang belakang
  6. Temporal lobe epilepsy
  7. Operasi kelenjar prostat, kerusakan saraf yang dialami bisa menyebabkan impotensi

3. Faktor hormonal, contoh kondisi hormonal yang menyebabkan impotensi, meliputi :

  1. Hypogonadisme, kondisi medis yang mempengaruhi kadar testosteron hingga sangat rendah di luar batas normal
  2. Hypertiroidisme, saat kelenjar tiroid memproduksi terlalu banyak hormon
  3. Hypotiroidisme, saat kelenjar tiroid memproduksi terlalu sedikit hormon
  4. Sindrom Cushing, kondisi medis yang mempengaruhi produksi hormon kortisol

Apapun yang mempengaruhi tingkat gairah seksual (libido) juga dapat menyebabkan disfungsi ereksi karena kurangnya libido membuat otak lebih sulit untuk memicu ereksi.

4. Faktor psikologis, otak memainkan peran penting dalam memicu rangkaian respon fisik yang menuntun Anda pada ereksi, dimulai dari gairah seksual. Sejumlah hal bisa mengganggu hasrat seksual dan menyebabkan atau memperparah impotensi, seperti :

  1. Depresi
  2. Kecemasan, jika seorang pria tidak mampu untuk mencapai ereksi di masa lalu, ia mungkin akan merasa khawatir untuk tidak akan mampu mencapai ereksi sekali lagi di waktu mendatang. Selain itu, mungkin ia merasa tidak bisa menggapai ereksi dengan partner seks tertentu. Pengidap ereksi yang terkait dengan kecemasan mungkin bisa memiliki ereksi penuh saat ia masturbasi atau saat tidur, tapi mungkin akan gagal untuk mempertahankan ereksi selama hubungan seks dengan pasangan, masalah hubungan karena stress, komunikasi yang buruk, atau masalah lainnya

5. Faktor gaya hidup, contoh faktor kebiasaan sehari-hari yang menyebabkan impotensi, meliputi :

  1. Merokok
  2. Konsumsi alkohol dan penyalahgunaan obat-obatan
  3. Gangguan tidur
  4. Pengobatan untuk kanker prostat atau pembesaran prostat
  5. Penggunaan obat-obatan resep. Ada lebih dari 200 obat resep yang dapat menyebabkan disfungsi ereksi, misalnya diuretik, antihipertensi, fibrates, antipsikotik, antidepresan (Xanax atau Valium), codeine, corticosteroid, H2-antagonis (obat ulkus perut), antikonvulsan (obat epilepsi), antihistamin (obat alergi), anti-androgen (obat penekan hormon seks pria), sitotoksik (obat kemoterapi), SSRI, hormon sintetik, beta blocker, dan alpha blocker.

Pesepeda jarak jauh juga bisa mengalami impotensi sementara. Hal ini diakibatkan oleh tekanan berulang dan konstan pada bokong dan area genitalia dapat mempengaruhi fungsi saraf. Harap dicatat, Anda tidak diperbolehkan untuk menghentikan pengobatan tanpa seizin dokter, bahkan jika diketahui impotensi adalah efek samping yang memungkinkan.

Terkadang, kombinasi dari sejumlah masalah di atas bisa menyebabkan impotensi. Misalnya, kondisi fisik ringan yang memperlambat respon seksual Anda mungkin menyebabkan kecemasan tentang mempertahankan ereksi. Kecemasan ini dapat menyebabkan atau memperburuk disfungsi ereksi.

Semoga pada artikel singkat Tips dan Tutorial kali ini membahas tentang Beberapa Faktor Yang Dapat Menyebabkan Disfungsi Ereksi dapat membantu kalian semua yang sedang membutuhkan.

Terima kasih sudah berkunjung di situs kami dan dukung terus agar kami dapat memberikan artikel-artikel yang bermanfaat untuk kedepannya.

Jika ada pertanyaan yang belum jelas silahkan beri komentar di bawah ini.

About Tips dan Tutorial

Terimakasih sudah berkunjung ke situs kami, silahkan berkomentar yang baik dan relevan sesuai isi topik postingan yang di atas..

0 komentar:

Posting Komentar