Cara Mudah Menghilangkan Plak Pada Gigi


Cara Mudah Menghilangkan Plak Pada Gigi - Plak Gigi adalah timbunan plak gigi yang mengeras dan tumbuh sedikit demi sedikit. Awalnya, plak gigi terbentuk ketika bakteri dalam mulut bercampur dengan protein dan sisa-sisa makanan. Biasanya karang gigi timbul karena sikat gigi yang kurang bersih. Jika tidak dibersihkan, maka plak tersebut dapat menyebabkan karang gigi.

Pada dasarnya gigi mempunyai kemampuan untuk membersihkan melalui air liur, tetapi pada gigi yang sudah banyak sekali karang giginya kemampuan ini akan menurun. Karena kemampuan tersebut menurun, maka bakteri akan lebih mudah menempel pada gigi dan pada akhirnya akan menyebabkan karies gigi (gigi berlubang) yang berujung pada kerusakan gigi.

Untuk membersihkan karang gigi hanya bisa dilakukan dengan alat yang disebut "scaler". Proses membersihkan dengan "scaler" ini dinamakan "scaling gigi" yang biasanya hanya bisa dilakukan oleh dokter gigi.

Scaler terdiri dari :

  1. Hoe Scaler : alat yang berbentuk seperti cangkul kecil, untuk membersihkan sub atau supra ginggiva kalkulus.
  2. Sikle Scaler : alat yang berbentuk seperi bulan sabit, untuk membersihkan kalkulus pada ruang interdental.
  3. Wing Set Scaler : alat yang berbentuk seperti sayap, untuk membersihkan sub atau supra ginggiva kalkulus.
  4. Curret Scaler : alat yang bentuk seperti sendok, untuk mengambil jaringan lunak, cementum, dan sub ginggiva kalkulus pada saku gusi.
  5. File Scaler : alat yang berbentuk seperti kikir, untuk membersihkan sub atau supra ginggiva kalkulus.
  6. Chisel Scaler : alat yang berbentu seperti pahat, untuk membersihkan sub atau supra ginggiva kalkulus.

Karang gigi dapat menyebabkan gigi goyang dan mudah tanggal karena penurunan gusi, gusi bengkak, gusi berdarah terutama saat menyikat gigi, dan halitosis (bau mulut), serta karang gigi dapat menyebabkan gigi berlubang.

Plak gigi terbentuk akibat menempelnya berbagai macam bakteri di gigi. Plak gigi terlihat seperti lapisan licin dan tipis berwarna kuning atau putih yang umumnya ada di antara gigi dan sepanjang batas gusi pada gigi. Plak gigi akan sangat terlihat ketika gigi tidak disikat.

Plak gigi terjadi ketika Anda makan atau minum susu, minuman ringan, kue, permen yang tertinggal di gigi, atau produk yang mengandung karbohidrat. Ini membuat bakteri yang hidup di mulut mengeluarkan asam yang mampu menghancurkan enamel gigi (lapisan pelindung terluar gigi) dan mengakibatkan gigi berlubang.

Penyakit Akibat Plak Gigi

Jika dibiarkan terus-menerus, plak dapat menimbulkan kerusakan pada gigi, tulang pendukung gigi, dan bahkan gusi seperti :

  1. Gigi berlubang atau membusuk, jika tidak diobati kerusakan dapat menyebar hingga pulpa (lapisan akar) di tengah gigi dan menyebabkan sakit gigi serta abses.
  2. Kalkulus (tartar), lapisan plak yang mengeras seperti semen yang tidak dapat dihilangkan dengan sikat gigi.
  3. Gingivitis, peradangan pada gusi yang membuat gusi menjadi merah, bengkak, dan terasa
  4. Periodontitis, infeksi pada gusi yang menyebar dan menyebabkan kerusakan tulang gigi di sekitar rahang. Periodontitis terjadi jika gingivitis memburuk. Periodontitis mengakibatkan terbentuknya celah antara gigi dan gusi. Jika tidak diobati, gigi perlahan-lahan akan melepaskan diri dari gusi dan akhirnya copot.

Mencegah dan Menghilangkan Plak Gigi

Selain membuat gigi terlihat berwarna kuning dan dapat menyebabkan penyakit, plak gigi juga bisa membuat senyum menjadi tidak indah untuk dilihat. Cara mengcegah dan cara menghilangkan plak pada gigi dapat dilakukan dengan berbagai langkah berikut ini :

  1. Menyikat gigi. Cara terbaik untuk memerangi plak adalah dengan menyikat gigi dua kali sehari, pagi dan malam hari. Menyikat gigi dua kali sehari membantu mencegah pembentukan plak dan menghancurkan setiap plak yang sudah mulai terbentuk. Bakteri penyebab plak akan terus berkembang, untuk itu menyikat gigi harus dilakukan secara teratur.

    Disarankan juga untuk menyikat gigi dengan sikat gigi berbulu lembut dan pasta gigi ber-fluoride selama dua menit. Flouride melindungi gigi dengan cara mengikat enamel dan menciptakan permukaan yang lebih keras. Pastikan juga agar seluruh daerah mulut (gigi, gusi, lidah, bagian dalam pipi) ter”sikat” dengan bersih.

  2. Gunakan benang gigi setidaknya sekali sehari (sebelum tidur malam) untuk menghilangkan bakteri dan sisa makanan.

  3. Kumur mulut dengan mouth rinse atau obat kumur (bukan mouthwash yang berfungsi untuk menyegarkan napas) dua kali sehari selama 30 detik. Obat kumur mencegah penumpukan plak lebih baik dari sekedar menyikat gigi dan menggunakan benang gigi saja.

  4. Hindari makanan dan minuman manis dan lengket seperti permen, kismis, camilan berlapis cokelat, atau minuman bersoda.

  5. Konsumsi makanan dengan takaran seimbang dan batasi camilan. Jika ingin camilan, pilih yogurt murni (tanpa perasa dan pemanis tambahan), keju, buah, atau sayuran mentah. Selain mampu menghilangkan sisa makanan, sayuran seperti seledri juga membantu air liur menetralkan asam penyebab plak.

  6. Datangi dokter gigi atau ahli kesehatan mulut setidaknya setiap 6 bulan sekali untuk melakukan pemeriksaan dan membersihkan gigi.

Jika gigi Anda tertutup oleh plak, jangan khawatir karena plak bisa dihilangkan. Cara menghilangkan plak pada gigi bisa dilakukan dengan menjaga kebersihan mulut. Plak hilang, gigi sehat, tawa pun menjadi lebar.

0 Komentar