Tidak Perlu Meragukan Kualitas Obat Generik Dan Pengertian Dari Obat Generik


Tidak Perlu Meragukan Kualitas Obat Generik Dan Pengertian Dari Obat Generik - pada hari ini saya akan menulis artikel tentang kesehatan yang berjudul Tidak Perlu Meragukan Kualitas Obat Generik Dan Pengertian Dari Obat Generik.

Pengertian Obat Generik Dan Apa Itu Obat Generik

Pengertian Obat Generik adalah obat yang telah habis masa patennya, sehingga dapat diproduksi oleh semua perusahaan farmasi tanpa perlu membayar royalti. Ada dua jenis obat generik, yaitu obat generik bermerek dagang dan obat generik berlogo yang dipasarkan dengan merek kandungan zat aktifnya. Dalam obat generik bermerek, kandungan zat aktif itu diberi nama (merek). Zat aktif amoxicillin misalnya, oleh pabrik ”A” diberi merek ”inemicillin”, sedangkan pabrik ”B” memberi nama ”gatoticilin” dan seterusnya, sesuai keinginan pabrik obat. Dari berbagai merek tersebut, bahannya sama: amoxicillin.

Zat Aktif obat generik dari sisi zat aktifnya (komponen utama obat) , antara obat generik (baik berlogo maupun bermerek dagang), persis sama dengan obat paten. Namun Obat generik lebih murah dibanding obat yang dipatenkan.

Mutu obat generik tidak berbeda dengan obat paten karena bahan bakunya sama. Ibarat sebuah baju, fungsi dasarnya untuk melindungi tubuh dari sengatan matahari dan udara dingin. Hanya saja, modelnya beraneka ragam. Begitu pula dengan obat. Generik kemasannya dibuat biasa, karena yang terpenting bisa melindungi produk yang ada di dalamnya. Namun, yang bermerek dagang kemasannya dibuat lebih menarik dengan berbagai warna. Kemasan itulah yang membuat obat bermerek lebih mahal.

Obat Generik Berlogo (OGB) merupakan program Pemerintah Indonesia yang diluncurkan pada 1989 dengan tujuan memberikan alternatif obat bagi masyarakat, yang dengan kualitas terjamin, harga terjangkau, serta ketersediaan obat yang cukup.

Tujuan OGB diluncurkan untuk memberikan alternatif obat yang terjangkau dan berkualitas kepada masyarakat. Soal mutu, sudah tentu sesuai standar yang telah ditetapkan karena diawasi secara ketat oleh Pemerintah. Hanya bedanya dengan obat bermerek lain adalah OGB ini tidak ada biaya promosi, sehingga harganya sangat terjangkau dan mudah didapatkan masyarakat.

Awalnya, OGB diproduksi hanya oleh beberapa industri farmasi BUMN. Ketika OGB pertama kali diluncurkan, Departemen Kesehatan RI gencar melakukan sosialisasi OGB sampai ke desa-desa. Saat ini program sosialisasi ini masih berjalan walaupun tidak segencar seperti pada awal kelahiran OGB. Pada awalnya, produk OGB ini diproduksi untuk memenuhi kebutuhan obat institusi kesehatan pemerintah dan kemudian berkembang ke sektor swasta karena adanya permintaan dari masyarakat.

OGB mudah dikenali dari logo lingkaran hijau bergaris-garis putih dengan tulisan "Generik" di bagian tengah lingkaran. Logo tersebut menunjukan bahwa OGB telah lulus uji kualitas, khasiat dan keamanan sedangkan garis-garis putih menunjukkan OGB dapat digunakan oleh berbagai lapisan masyarakat.

Tidak Perlu Meragukan Kualitas Obat Generik

Meski memiliki kesamaan, obat generik dijual dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan obat bermerek. Faktor yang paling mempengaruhi rendahnya harga jual obat generik adalah karena tanpa merek.

Merek obat berasal dari perusahaan obat yang pertama kali mematenkannya. Dengan hak paten, perusahaan obat dapat menjadi satu-satunya perusahaan yang menjual obat tersebut dengan merek yang mereka ciptakan.

Lepasnya masa berlaku hak paten dilakukan untuk menghilangkan hak monopoli pada penjualan obat. Ada pula obat generik yang sengaja tidak dipatenkan oleh pembuatnya. Dengan hilangnya merek, maka biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan obat bisa ditekan.

Salah satu yang paling banyak menyedot dana adalah biaya iklan dan promosi. Oleh karena itu, obat yang tidak menggunakan iklan untuk promosi adalah istilah yang biasa disematkan pada obat generik.  Selain biaya iklan, penyedot dana yang tidak kalah besarnya adalah penelitian dan pengembangan obat. Lepasnya paten membuat obat generik dapat diproduksi tanpa membutuhkan penelitian dan pengembangan zat aktif obat. Produsen obat generik tinggal mengikuti langkah perusahaan yang dahulu memiliki hak paten dan melakukan penelitian-pengembangan dalam memproduksi obat generik.

Yang Perlu Diketahui Dari Obat Generik

Meski obat generik memiliki kesamaan berbagai hal di atas, berikut fakta-fakta mengenai obat generik yang harus kita ketahui.

1. Kandungan

Kandungan yang ada dalam obat generik tidak 100% sama dengan obat bermerek. Namun yang pasti, obat generik wajib menduplikasi bahan aktif yang ada di dalam obat bermerek. Yang boleh berbeda adalah  warna, rasa, dan bahan-bahan tidak aktif lainnya. Bahan aktif sendiri tentu sangat penting karena bahan inilah yang memainkan peran utama dalam mengatasi penyakit.

2. Keamanan

Faktor keamanan obat generik menjadi salah satu hal yang paling disorot. Harga yang murah bukan berarti melupakan faktor krusial ini. Obat generik wajib memiliki tingkat keamanan yang sama dengan obat bermerek. Bahkan, obat generik juga memiliki efek samping yang sama sebagaimana obat paten.

3. Efektivitas

Efektivitas obat dipengaruhi oleh kualitas, kekuatan, kemurnian, stabilitas unsur kimia, serta waktu penyerapan obat. Ada anggapan bahwa proses penyerapan tubuh terhadap obat generik memerlukan waktu lebih lama dibandingkan obat bermerek. Padahal kenyataannya tidak demikian. Obat generik memiliki kekuatan, kemurnian, stabilitas, kualitas, dan cara kerja yang sama sehingga tidak ada perbedaan dalam hal penyerapan oleh tubuh. Dengan kata lain, obat generik memiliki efektivitas yang sama dengan obat bermerek.

4. Pemakaian Mesin Produksi

Karena lebih murah, obat generik sering dicitrakan sebagai obat yang dibuat dengan mesin berteknologi seadanya. Persepsi itu keliru sebab obat generik juga memakai mesin dengan teknologi yang sama dengan yang digunakan untuk obat bermerek.

Saat diberikan resep oleh dokter, biasanya dokter akan menanyakan terlebih dahulu kepada pasien apakah akan menggunakan obat generik atau obat paten. Jika dokter lupa akan hal tersebut, tanyakanlah hal tersebut karena akan sangat menguntungkan pihak pasien.

Kehadiran obat generik harus diakui sangat menguntungkan pasien. Pengobatan menggunakan obat generik bisa memangkas biaya hingga 80 persen lebih rendah jika dibandingkan dengan memakai obat bermerek.

0 Komentar