6 Ospek-Ospek Yang Berfaedah Yang Pernah Terjadi


Orientasi study dan pengenalan kampus atau ospek sejatinya merupakan acara perkenalan lingkungan kampus terhadap mahasiswa baru. Namun kegiatan yang juga sering dijuluki perpeloncoan ini sering disalah gunakan panitia atau senior dengan memberikan kegiatan-kegiatan melecehkan atau mengerjai calon mahasiswa baru.

Kegiatan seperti ini sebenarnya sudah lama ditinggalkan kebanyakan kampus, selain tidak mendidik kegiatan ini bisa membahayakan mahasiswa baru. Jika panitia ospek kreatif ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk mengisi hal kegiatan perkenalan kampus.

1. Panitia Ospek Payungi Mahasiswa Baru Yang Kehujanan Saat Shalat


Aksi panitia ospek yang sigap memayungi mahasiswa baru yang sedang shalat dilapangan, kegiatan perkenalan kampus biasanya memang sangat padat disela waktu yang padat itu kegiatan isoma atau istirahat shalat makan masih diselipkan namun waktunya sangat singkat.

Dikampus ini ada ratusan mahasiswa baru yang mengikuti ospek, musholah yang ada tidak cukup menampung mahasiswa baru yang shalat diwaktu yang bersamaan karena waktu yang singkat ini. Sebagian mahasiswa baru shalat dilapangan namun tiba-tiba hujan mungguyur mahasiswa baru yang sedang shalat.

Melihat kejadian itu para panitia dengan sigap membawa terpal untuk memayungi mereka agar tidak terkena hujan.

2. Formasi Ospek Bertema Kemanusiaan

Alih-alih memberikan pelecehan pada mahasiswa baru panitia Pengenalan Budaya Akademik dan Kemanusiaan atau PBAK Universitas Islam Wali Songo Semarang memberikan kegiatan berfaedah kepada para mahasiswa baru. Mereka diarahkan untuk membuat formasi bertemakan kemanusiaan, hasilnya para mahasiswa baru ini mengangkat kasus beberapa orang kecil yang tewas atau hilang yang tidak pernah berhasil diusut pemerintah.


Dimulai dengan menampilkan tulisan 1993 Marsinah kemudian disusul foto Marsinah wanita ini merupakan aktivis buruh yang bekerja di PT Catur Porong Surya, Porong Sidoarjo, Jawa Timur. 5 Mei 1993 Marsinah diketahui hilang setelah melakukan unjuk rasa bersama buruh lain meminta kenaikan upah. Marsinah kemudian menghilang selama 3 hari, 8 Mei 1999 Marsinah ditemukan tewas dihutan dengan kondisi penuh luka akibat penganiyayaan.


Gambar selanjutnya bertuliskan 1998 Wiji Thukul pria yang satu ini merupakan orang seniman yang aktif menulis puisi bertema demokrasi. Tidak hanya menulis Wiji Thukul juga ikut mendukung petani dan buruh yang kerap ditindas, tahun 1998 dia mulai menghilang tak satupun yang mengetahui keberadaannya.


Selanjutnya muncul tulisan 2004 Munir, pria yang satu ini sudah menjadi simbol penegakan HAM di Indonesia. Munir membela kaum-kaum tertindas termasuk keluarga Marsinah yang masih menuntut keadilan untuk kematiannya, banyak yang mengira Munir dianggap berbahaya sampai tanggal 7 September 2004 Munir meninggal di Pesawat saat menuju ke Amsterdam Belanda.

Melalui formasi ini mahasiswa UIN ingin mengingatkan pemerintah untuk mengusut tuntas kasus-kasus pelanggaran HAM yang terbengkalai.

3. Mahasiswa Baru IPB Pecahkan Rekor


Jika ingin lebih berfaedah ospek bisa dilakukan dengan mengarahkan prestasi seperti yang dilakukan oleh Mahasiswa Baru Institut Pertanian Bogor atau IPB ini. 3626 mahasiswa baru IPB memecahkan rekor dunia dilapangan Gimnasium IPB Jumat 9 Agustus 2019.

Menariknya dalam satu formasi ada dua gambar yang dihasilkan, pada kesempatan kali ini panitia ospek merancang 5600 formasi dengan 112 gambar yang dibentuk, jadi jika formasi dilihat dari angle yang berbeda gambarnya berubah.

4. Pengenalan Kampus Dengan Kacamata Virtual Reality


Menghadapi mahasiswa baru yang merupakan generasi yang lahir di era digital memang harus berbeda. Generasi ini tidak akan serta merta menerima materi perkenalan kampus jika disajikan dengan cara lama. Hal ini membuat salah satu Universitas Swasta di Surabaya melakukan terobosan dengan menggunakan kacamata virtual reality.

Saat menyambut mahasiswa baru sebanyak 2.332 kacamata Virtual Reality dibagikan kepada mahasiswa baru. Saat pembukaan perkenalan kampus yang dinamakan MOX 2018 ini, aksi ini dilakukan mempersiapkan mahasiswa baru menghadapi revolusi industri yang melibatkan penggunaan internet diberbagai bidang.

Dngan kacamata VR ini mahasiswa baru bisa berkeliling kampus tanpa langsung mengunjungi setiap sudut kampus selain itu dalam aplikasi ini juga dipamerkan karya-karya inovasi mahasiswa dan alumni kampus ini.

5. Pentas Seni Dan Mendatangkan Alumni Yang Sukses


Mahasiswa baru Universitas Indoesia juga beruntung bisa dimanjakan oleh pagelaran seni dan seminar. Motivasi dari beberapa orang penting yang didatangkan panitia penyambutan mahasiswa baru di kampus ini. Ini beberapa unit kegiatan kampus dibidang seni di UI berkolaborasi menciptakan pagelaran seni yang spektakuler dalam menyambut mahasiswa barunya.

Ini merupakan hadiah khusus panitia yang sudah disiapkan setelah serangkaian kegiatan perkenalan kampus, selain itu acara perkenalan Kampus UI dibanjiri pembicaraan penting seperti Menteri Sri Mulyani dan Susi Pujihastuti, ada juga Haerul Tanjung dan juga alumni dari Universitas Indonesia.

6. Tanam 1000 Pohon


Meninggalkan konsep perpeloncoan Univeritas Airlangga atau Unair Surabaya menyambut mahasiswa baru dengan mengadakan penanaman 1000 pohon disalah satu area kampus pada 4 Agustus 2019. Rektor Unair menyatakan program ini akan jadi program yang berkelanjutan kualitas udara yang terus menurun menjadi faktor utama yang diperhatikan kampus ini dalam menyelenggarakan penanaman 1000 pohon ini.

Mahasiswa baru dilibatkan dalam acara penanaman 1000 pohon agar semakin tertanam sikap cinta lingkungan sebelum memasuki kegiatas perkuliahan, kegiatan ini sangat didukung oleh Wali Kota Surabaya beliau berharap ruang hijau ini dapat menyimpan air yang berguna saat musim kemarau nanti.

About Tips dan Tutorial

Terimakasih sudah berkunjung ke situs kami, silahkan berkomentar yang baik dan relevan sesuai isi topik postingan yang di atas..

0 komentar:

Posting Komentar