7 Perang Hebat Dengan Dampak Terbesar

7 Perang Hebat Dengan Dampak Terbesar

Peperangan yang terjadi di dunia kerap menimbulkan dampak yang hebat karena selalu mengakibatkan kehancuran yang luas. Teori konspirasi tentang isu akan terjadinya perang dunia ke 3 pada 23 April 2018 lalu sempat merebak dihalayak luas.

Teori tersebut dikemukakan oleh seorang ahli teori konspirasi David Meade. Dari suatu kelompok yang mengatakan akan terjadinya kiamat yang diawali dengan perang dunia ke 3, bangkitnya anti kristus, dan 7 tahun kesengsaraan.

Lalu dampak terbesar apa saja ya, yang terjadi akibat peperangan.


1. Perang dunia kedua, perang paling mematikan sepanjang sejarah dengan korban 70 juta jiwa



Perang dunia kedua, perang paling mematikan sepanjang sejarah dengan korban 70 juta jiwa
 
Perang dunia ke 2 yang berlangsung dari tahun 1939 hingga tahun 1945 melibatkan banyak negara-negara besar yang terbagi menjadi 2 aliansi militer, yaitu "Sekutu" dan "Poros".

Pada kelompok Sekutu, terdiri dari Unisoviet dan Amerika Serikat. Sedangkan pada kelompok Poros, terdiri dari negara Jerman, dan Kekaisaran Jepang.

Karena banyak negara yang ikut berperang, perang ini merupakan perang terluas dalam sejarah dan melibatkan lebih dari seratus juta pasukan militer dari berbagai negara.

Tak heran, perang dunia ke 2 ini pun banyak memakan korban jiwa, baik dari korban militer dan warga sipil. Jumlahnya pun fantastis karena mencapai 70 juta jiwa.


2. Perang melawan Isis selama 3 tahun, Irak rugi Rp. 1.218 triliun perang antara Irak dan Isis berlangsung selama 3 tahun



Perang melawan Isis selama 3 tahun, Irak rugi Rp. 1.218 triliun perang antara Irak dan Isis berlangsung selama 3 tahun
 
Pada bulan Januari 2014 terjadi pemberontakan di Irak yang kemudian menjadi perang saudara antara Irak dan negara Islam Irak atau Isis.

Perang ini berlangsung selama 3 tahun dan telah dinyatakan berakhir pada Desember 2017.

Isis berhasil menaklukkan wilayah utama di Irak Utara yaitu di Kota Mosul, kota terbesar ke dua di Irak. Dilaporkan sebanyak 5.500 bangunan dan gedung bersejarah di Kota Mosul hancur, akibat serangan bom selama perang negara timur tengah ini.

Akibatnya negara Irak mengalami kerugian mencapai 90 Miliar Dollar Amerika Serikat atau setara dengan 1.218 Triliun Rupiah untuk membangun kembali sejumlah wilayah, kerugian ini termasuk sangat besar dan sangat merugikan.


3. Terkena dampak Agen Oranye, anak-anak Vietnam menderita



Terkena dampak Agen Oranye, anak-anak Vietnam menderita
 
Perang di Vietnam terjadi diantara tahun 1957 sampai 1975 yang melibatkan 2 kubu ideologi besar, yaitu Komunis dan Siato. Dua kubu yang saling berperang tersebut adalah Republik Vietnam, yaitu Vietnam Selatan dan Republik Demokratif Vietnam, yaitu Vietnam Utara.

Pada masing-masing kubu di dukung oleh beberapa negara besar, termasuk Amerika Serikat yang mendukung kubu Vietnam Selatan..

Meski perang di Vietnam telah berakhir sejak beberapa dekade lalu namun dampaknya masih bisa dirasakan. Anak-anak yang tinggal di wilayah konflik ini mengalami gangguan mental dan cacat sejak lahir karena efek penyemprotan Herbisida Dioxin atau yang lebih dikenal dengan Agen Orange yang dipasok Amerika Serikat.

Agen Orange ini disemprotkan ke tanaman dan kemudian di konsumsi warga Vietnam. Diperkirakan ada 4,5 juta warga Vietnam tinggal di 3.000 desa yang langsung terpapar Herbisida, dan sekitar 1 juta warga telah terkena dampak Agen Orange, termasuk 1.500 anak lahir dengan cacat fisik.


4. Dampak nuklir Bom Hiroshima dan Nagasaki



Dampak nuklir Bom Hiroshima dan Nagasaki
 
Di pengujung perang dunia ke 2, Amerika Serikat melepaskan Bom Atom yang berdaya ledak besar ke Kota Hiroshima pada 6 Agustus 1945 dan ke Kota Nagasaki 3 hari kemudian karena Jepang tolak tunduk ke sekutu Amerika Serikat.

Bom Atom peluluhlantah tersebut diberi nama Little Boy yang memiliki daya ledak dahsyat sekitar 15 kilo ton dan mengandung 235 uranium. Akibat ledakan tersebut sebanyak 140.000 korban meninggal di Hiroshima dan 80.000 korban meninggal di Nagasaki.

Meski sebagian warga berhasil lolos dalam serangan tersebut, namun mereka harus menderita karena mengalami cacat fisik akibat terpapar radiasi nuklir yang mengerikan, mereka yang selamat disebut Hibakusa, yang artinya "orang yang terkena ledakan".

Sayangnya para Hibakusa ini harus mendapatkan perlakuan diskriminasi sepanjang hidupnya.


5. 1 jutaan orang tewas kelaparan di Rusia akibat perang dunia 1



1 jutaan orang tewas kelaparan di Rusia akibat perang dunia 1
 
Perang dunia pertama adalah perang global yang terpusat di Eropa, perang ini berlangsung pada 28 Juli 1914 sampai 11 November 1918 dan melibatkan semua kekuatan besar di dunia.

Meski perang telah usai, namun pada abad ke 20 dampaknya masih dirasakan oleh Rusia.

Pemerintah Rusia merugi jutaan dollar dalam perang dunia pertama dan yang lebih parah adalah, Rusia mengalami krisis makanan sehingga membuat kelaparan masal pada tahun 1921.

Kelaparan ini pun menewaskan 5 juta warga Rusia, hal ini diakibatkan pada masa perang tahun 1917 tentara Bolsevik selalu memaksa petani menyerahkan makanan dan hasil pertanian, akibatnya terjadi kelangkaan bibit unggul.


6. Perang teluk persia 1 tahun 1990



Perang teluk persia 1 tahun 1990
 
Perang Teluk Persia 1, merupakan konflik antara Irak dengan Kuwait. Perang ini diawali dengan adanya invasi Irak terhadap Kuwait pada 2 Agustus 1990.

Konflik ini dipicu karena Irak tidak mengakui adanya Negara Kuwait, pasalnya Kuwait dulunya adalah wilayah kekuasaan Irak, selain itu Irak juga menganggap Kuwait mencuri minyak Irak.

Terakhir Irak melakukan perang lingkungan dengan sengaja membakar ratusan sumur minyak di Kuwait dan menumpahkan 6 juta hingga 8 juta barel minyak ke Teluk Persia.

Akibatnya kerusakan lingkungan tak dapat terhindarkan, sekitar 15.000 burung laut mati dan 30.000 bakkau dan terumbu karang terkontaminasi.


7. Perang Irak wariskan kerusakan alam



Perang teluk persia 1 tahun 1990
 
Perang antara Irak dan koalisi Amerika Serikat terjadi pada 18 Maret 2003 sampai 15 Desember 2011. Selama 8 tahun Negara Seribu Satu Malam ini diserang bom hingga luluh lantah.

Akibatnya kerusakan alam membuat menderita negara ini tak akan pulih dalam waktu singkat, diperkirakan dibutuhkan waktu hinggan 4,5 miliar tahun untuk mengurangi dan mengurai separuh pencemaran Uranium di air dan tanah di Irak, pencemaran uranium ini berasal dari amunisi tentara.

Selain tanah dan air, udara di Irak juga tercemar akibat emisi kendaraan militer dan semakin di perparah dengan pembakaran kilang-kilang minyak oleh tentara Irak maupun oleh sekutu.

Itulah 7 perang dengan dampak terbesar yang berhasil kami rangkum untuk anda. Perang-perang yang pernah terjadi hanya menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan dan membawa derita bagi masyarakat.

Semoga tidak pernah terjadi lagi perang di Bumi kita tercinta ini.
DONASI VIA PAYPAL Bantu berikan donasi jika artikelnya dirasa bermanfaat. Donasi Anda membantu Admin untuk lebih giat lagi dalam membagikan template blog yang berkualitas. Terima kasih.
Postingan Lebih Baru Postingan Lebih Baru Postingan Lama Postingan Lama

Postingan lainnya

Komentar

Posting Komentar