Download Magisk Manager APK Terbaru dan Terlengkap

Istilah Magisk Manager bagi kebanyakan pengguna ponsel Android pasti sudah tidak asing lagi, hal ini sudah pasti akan dikaitkan dengan kata Root. Aplikasi Magisk ini merupakan suatu alternatif lain dan terbaik untuk melakukan root pada ponsel Android selain dengan menggunakan SuperSu. Begitu banyak dari sebagian pengguna Android telah menggunakan SuperSu untuk melakukan root pada ponsel mereka, namun nyatanya SuperSu ini memiliki keterbatasan fitur, beda halnya dengan yang menggunakan Magisk untuk melakukan root.

Magisk juga dikenal sebagai tool untuk dapat memperoleh hak atas izin root pada perangkat Android, dan kini telah menerima pembaruan terbaru dalam versi Magisk 20.4. Dalam versi ini telah diperbaiki beberapa bug yang tersedia pada versi sebelumnya dan akan memperkenalkan fitur terbarunya.

Baca Juga : Download Magisk Zip Terbaru dan Terlengkap

Untuk dapat menyesuaikan perangkat Android dan melakukan berbagai custom atau modifikasi pada System Android, tentu saja Anda akan memerlukan sebuah akses root sebelum dapat melakukan semua hal tersebut. Beberapa tahun yang lalu banyak pengguna Android yang ingin melakukan root banyak yang menggunakan SuperSu sebagai pilihan mereka, namun untuk saat ini SuperSu telah berkurang peminatnya, karena kebanyakan dari pengguna Android telah beralih menggunakan Magisk untuk menjadi pilihan mereka dalam urusan root.

Download Magisk Manager APK Terbaru dan Terlengkap

Ada begitu banyak aplikasi yang tersedia di luar sana yang dapat Anda gunakan untuk mendapatkan akses root pada perangkat Android kalian, akan tetapi yang paling sederhana dan termudah untuk digunakan adalah dengan Magisk Manager APK. Magisk adalah sebuah aplikasi yang dapat memberi Anda root tanpa sistem pada perangkat Android Anda dan telah dikelola dengan aplikasi yang bernama Magisk Manager.

Sebelum kalian memutuskan untuk membuka link download di bawah ini, maka sebelumnya akan kami berikan sedikit informasi mengenai Magisk dan keuntungan dengan menggunakan Magisk dan beberapa informasi lainnya seputar Magisk.

Apa itu Magisk?

Di antara kebanyakan opsi yang telah disediakan pada perangkat Android yang telah terunlock, yang paling penting adalah kemampuan untuk mendapatkan hak akses secara keseluruhan. Dalam istilah yang lebih dikenal sebagai rooting pada perangkat Android Anda. Sebelumnya kebanyakan orang untuk melakukan root dengan menggunakan SuperSu.

Namun masalahnya adalah secara langsung telah mengubah partisi sistem, ini akan baik-baik saja sampai Google telah berhasil merilis mekanisme SafetyNet. Dengan melalui mekanisme ini, jika ada perubahan yang telah dilakukan pada partisi sistem perangkat Anda, maka dalam pemeriksaan SafetyNet ini akan gagal dan ini akan mengakibatkan ketidakmampuan Anda untuk menggunakan sebagian besar aplikasi.

Maka dari itu dari sinilah Magisk muncul dan telah dikembangkan oleh topjohnwu. Magisk adalah sebuah file yang berformat zip yang dapat di flash dan melakukan root pada perangkat Android Anda, dengan kata lain tidak ada perubahan apapun pada partisi sistem di perangkat Anda.

Baca Juga : Download SuperSU Zip v2.82 SR5 Beta & APK SuperSU v2.82 Terbaru

Apapun perubahan yang terjadi, pasti akan langsung tersimpan di dalam partisi boot secara langsung. Maka akibatnya saat Google melakukan pemeriksaan perjalanan SafetyNet pada perangkat Anda akan berhasil dan lulus ujian ini. Maka dari itu, ini adalah salah satu alasan utama mengapa Magisk sebagai metode yang paling banyak digunakan oleh para pengguna Android untuk melakukan root pada perangkat mereka.

Apa itu Magisk Manager?

Sementara Magisk adalah sebuah file zip yang dapat di flash melalui Custom TWRP Recovery, sedangkan pada Magisk Manager adalah sebuah file yang berbentuk APK yang dapat diinstal pada perangkat Android apapun. Ada beberapa alasan mengapa Anda harus menggunakan aplikasi ini, untuk dapat menggunakan aplikasi ini pastikan kalian telah memiliki TWRP Recovery yang dapat digunakan. Maka jika tidak, Anda tidak dapat menggunakan Magisk Zip dan Magisk Manager untuk melakukan langkah root pada perangkat Anda.

Selain itu, aplikasi ini dapat menyediakan perangkat yang telah di root untuk dapat berinteraksi dengan berbagai aplikasi yang meminta izin root. Selain itu, ada berbagai macam Modul Magisk yang dapat Anda install dari aplikasi Magisk Manager itu sendiri. Jika Anda tertarik ingin menggunakan tools ini, maka Anda dapat Download Magisk Manager melalui link download yang telah kami sediakan di bawah ini.

Selain itu pada Magisk Manager ini juga dapat melakukan unroot pada perangkat Android yang kalian gunakan melalui aplikasi ini. Jadi, apakah perangkat Android Anda mempunyai aplikasi Magisk Manager atau Magisk Zip, dikarenakan Magisk Manager ini sangatlah penting sekali untuk perangkat yang telah di root.

Kelebihan Magisk

Tahukah kalian, kalau sebenarnya ada begitu banyak manfaat yang dapat dilakukan setelah melakukan root pada perangkat ponsel Android dengan menggunakan Magisk Manager Terbaru. Yang pertama adalah fakta bahwa ini tidak akan mengubah partisi atau sistem perangkat Anda. Maka akibatnya SafetyNet tidak akan mengganggu pada aplikasi seperti Google Playstore dan akan berfungsi tanpa mengalami masalah apapun.

Selain itu, ada beberapa aplikasi yang menolak untuk bekerja pada perangkat yang telah di rooting. Dalam hal ini, Anda dapat menggunakan fungsi tersembunyi dari Magisk Manager, yaitu dengan memanfaatkan fitur Magisk Hide. Fitur ini akan menyembunyikan akses root dari aplikasi yang telah menolak akses root tersebut dan ini akan berfungsi seperti pada perangkat yang tidak di root.

Root juga telah membawa banyak manfaat termasuk kemampuan untuk mencoba Modul Magisk, Xposed Framework, atau memberikan perangkat Anda untuk memodifikasi melalui Themes Substratum. Selain itu Anda juga dapat menghapus aplikasi bawaan yang tidak diperlukan pada perangkat ponsel Android kalian.

Baca Juga : Download KingRoot v5.4.0 For Android

Selain itu juga dapat melakukan membuat backup data pada ponsel dengan menggunakan aplikasi Titanium Backup dan beberapa manfaat lainnya. Maka sebab itu Magisk akan berperan penting dalam memerankan semua hal tersebut.

Mengapa Magisk sangat penting?

Google SafetyNet adalah salah satu alasan utama mengapa banyak orang menggunakan aplikasi Magisk ini daripada dengan menggunakan aplikasi seperti SuperSu, KingRoot, Framaroot, dan lain sebagainya.

SafetyNet akan otomatis mendeteksi ketika sistem telah dimodifikasi dan akan langsung memblokir aplikasi tertentu agar tidak dapat berfungsi atau digunakan seperti Google Playstore. Tidak seperti SuperSu yang hanya memberikan atau menolak izin root untuk aplikasi tertentu, sedangkan Magisk mampu menyembunyikan root dari aplikasi tersebut.

Modul Magisk

Hal ini mirip dengan Xposed Installer, Magisk memiliki modulnya sendiri yang dapat kalian install dan memanfaatkannya oleh pengguna. Anda juga akan menemukan lebih banyak modul seperti Busy Box Installer, AdBlock, dan masih banyak lagi. Untuk menginstal modul tidaklah sulit, yang perlu Anda lakukan hanyalah memilih modul yang Anda inginkan lalu install pada perangkat Anda.

Magisk Changelog:

1. Magisk v20.4 Stable

  1. [MagiskInit] Fix potential bootloop in A-only 2SI devices
  2. [MagiskInit] Properly support Tegra partition naming
  3. [General] Load libsqlite.so dynamically, which removes the need to use wrapper scripts on Android 10+
  4. [General] Workaround possible bug in x86 kernel readlinkat system call
  5. [BusyBox] Enable SELinux features. Add chcon/runcon etc., and ‘-Z’ option to many applets
  6. [BusyBox] Introduce standalone mode. More details in release notes
  7. [MagiskHide] Disable MagiskHide by default
  8. [MagiskBoot] Support patching special Motorolla DTB format
  9. [General] Detect API level with a fallback method on some devices
  10. [MagiskHide] Add workaround for Xiaomi devices bootloop when MagiskHide is enabled on cross region ROMs
  11. [MagiskPolicy] Support ‘genfscon’ sepolicy rules
  12. [Scripts] Support Lineage Recovery for Android 10+
  13. [MagiskHide] Add more potential detectable system properties
  14. [Scripts] Better addon.d (both v1 and v2) support
  15. [Scripts] Support NAND based boot images (character nodes in /dev/block)

2. Magisk v20.3 Stable

  1. Fix lz4_legacy decompression

3. Magisk v20.2 Stable

  1. [MagiskSU] Properly handle communication between daemon and application (root request prompt)
  2. [MagiskInit] Fix logging in kmsg
  3. [MagiskBoot] Support patching dtb/dtbo partition formats
  4. [General] Support pre-init sepolicy patch in modules
  5. [Scripts] Update magisk stock image backup format

4. Magisk v20.1 Stable

  1. [MagiskSU] Support component name agnostic communication (for stub APK)
  2. [MagiskBoot] Set proper header_size in boot image headers (fix vbmeta error on Samsung devices)
  3. [MagiskHide] Scan zygote multiple times
  4. [MagiskInit] Support recovery images without /sbin/recovery binary. This will fix some A/B devices unable to boot to recovery after flashing Magisk
  5. [General] Move acct to prevent daemon being killed
  6. [General] Make sure “–remove-modules” will execute uninstall.sh after removal

5. Magisk v20 Stable

  1. [MagiskBoot] Support inject/modify mnt_point value in DTB fstab
  2. [MagiskBoot] Support patching QCDT
  3. [MagiskBoot] Support patching DTBH
  4. [MagiskBoot] Support patching PXA-DT
  5. [MagiskInit] [2SI] Support non A/B setup (Android 10)
  6. [MagiskHide] Fix bug that reject process names with “:”
  7. [MagicMount] Fix a bug that cause /product mirror not created

6. Magisk 19.4 Stable

  1. [MagiskInit] [SAR] Boot system-as-root devices with system mounted as /
  2. [MagiskInit] [2SI] Support 2-stage-init for A/B devices (Pixel 3 Android 10)
  3. [MagiskInit] [initramfs] Delay sbin overlay creation to post-fs-data
  4. [MagiskInit] [SARCompat] Old system-as-root implementation is deprecated, no more future changes
  5. [MagiskInit] Add overlay.d support for root directory overlay for new system-as-root implementation
  6. [MagiskSU] Unblock all signals in root shells (fix bash on Android)
  7. [MagicMount] Support replacing files in /product
  8. [MagiskHide] Support Android 10’s Zygote blastula pool
  9. [MagiskHide] All random strings now also have random length
  10. [MagiskBoot] Allow no recompression for ramdisk.cpio
  11. [MagiskBoot] Support some weird Huawei boot images
  12. [General] Add new “–remove-modules” command to remove modules without root in ADB shell
  13. [General] Support Android 10 new APEX libraries (Project Mainline)

7. Magisk 19.3 Stable

  1. [MagiskHide] Hugely improve process monitor implementation, hopefully should no longer cause 100% CPU and daemon crashes
  2. [MagiskInit] Wait for partitions to be ready for early mount, should fix bootloops on a handful of devices
  3. [MagiskInit] Support EROFS used in EMUI 9.1
  4. [MagiskSU] Properly implement mount namespace isolation
  5. [MagiskBoot] Proper checksum calculation for header v2

8. Magisk 19.2 Stable

  1. [General] Fix uninstaller
  2. [General] Fix bootloops on some devices with tmpfs mounting to /data
  3. [MagiskInit] Add Kirin hi6250 support
  4. [MagiskSU] Stop claiming device focus for su logging/notify if feasible
  5. This fix issues with users locking Magisk Manager with app lock, and prevent video apps get messed up when an app is requesting root in the background

9. Magisk 19.1 Beta

  1. [General] Support recovery based Magisk
  2. [General] Support Android Q Beta 2
  3. [MagiskInit] New sbin overlay setup process for better compatibility
  4. [MagiskInit] Allow long pressing volume up to boot to recovery in recovery mode
  5. [MagicMount] Use proper system_root mirror
  6. [MagicMount] Use self created device nodes for mirrors
  7. [MagicMount] Do not allow adding new files/folders in partition root folder (e.g. /system or /vendor)

10. Magisk 19.0 Beta

  1. [General] Remove usage of magisk.img
  2. [General] Add 64 bit magisk binary for native 64 bit support
  3. [General] Support A only system-as-root devices that released with Android 9.0
  4. [General] Support non EXT4 system and vendor partitions
  5. [MagiskHide] Use Zygote ptracing for monitoring new processes
  6. [MagiskHide] Targets are now per-application component
  7. [MagiskInit] Support Android Q (no logical partition support yet!)
  8. [MagiskPolicy] Support Android Q new split sepolicy setup
  9. [MagiskInit] Move sbin overlay creation from main daemon post-fs-data to early-init
  10. [General] Service scripts now run in parallel
  11. [MagiskInit] Directly inject magisk services to init.rc
  12. [General] Use lzma2 compressed ramdisk in extreme conditions
  13. [MagicMount] Clone attributes from original file if exists
  14. [MagiskSU] Use ACTION_REBOOT intent to workaround some OEM broadcast restrictions
  15. [General] Use skip_mount instead of auto_mount: from opt-in to opt-out

11. Magisk 18.1 Stable

  1. [General] Support EMUI 9.0
  2. [General] Support Kirin 960 devices
  3. [General] Support down to Android 4.2
  4. [General] Major code base modernization under-the-hood

12. Magisk 18.0 Beta

  1. [General] Migrate all code base to C++, Modify database natively instead of going through Magisk Manager, Deprecate path /sbin/.core, please start using /sbin/.magisk, Boot scripts are moved from <magisk_img>/.core/<stage>.d to /data/adb/<stage>.d, Remove native systemless hosts (Magisk Manager is updated with a built-in systemless hosts module), Allow module post-fs-data.sh scripts to disable/remove modules
  2. [MagiskHide] Use component names instead of process names as targets, Add procfs protection on SDK 24+ (Nougat), Remove the folder /.backup to prevent detection, Hide list is now stored in database instead of raw textfile in images, Add “–status” option to CLI, Stop unmounting non-custom related mount points
  3. [MagiskSU] Add FLAG_INCLUDE_STOPPED_PACKAGES in broadcasts to force wake Magisk Manager, Fix a bug causing SIGWINCH not properly detected
  4. [MagiskPolicy] Support new av rules: type_change, type_member, Remove all AUDITDENY rules after patching sepolicy to log all denies for debugging
  5. [MagiskBoot] Properly support extra_cmdline in boot headers, Try to repair broken v1 boot image headers, Add new CPIO command: “exists”

Magisk Manager Changelog:

1. Magisk Manager v7.5.1

  1. Fix toggling app components in MagiskHide screen
  2. Update translations

2. Magisk Manager v7.5.0

  1. Support new MagiskSU communication method (ContentProvider)
  2. Fix several issues with hidden stub APK
  3. Support using BiometricPrompt (face unlock)

3. Magisk Manager v7.4.0

  1. Hide Magisk Manager with stub APKs on Android 9.0+
  2. Allow customizing app name when hiding Magisk Manager
  3. Generate random keys to sign the hidden Magisk Manager to prevent signature detections
  4. Fix fingerprint UI infinite loop

4. Magisk Manager v7.3.5

  1. Sort installed modules by name
  2. Better pre-5.0 support
  3. Fix potential issues when patching tar files

5. Magisk Manager v7.3.4

  1. App is now fully written in Kotlin!
  2. New downloading system
  3. Add new “Recovery Mode” to Advanced Settings

6. Magisk Manager v7.3.0/1/2

  1. HUGE code base modernization, thanks @diareuse!
  2. More sweet changes coming in the future!
  3. Reboot device using proper API (no more abrupt reboot)
  4. New floating button in Magisk logs to go to the bottom

7. Magisk Manager v7.1.1

  1. Support the new module format
  2. Support per-application component granularity MagiskHide targets (only on v19+)
  3. Ask for fingerprint before deleting rules if enabled
  4. Fix the bug that causes repackaging to lose settings
  5. Several UI fixes

8. Magisk Manager v7.0.0

  1. Major UI redesign!
  2. Render Markdown natively (no more buggy WebView!)
  3. Support down to Android 4.1 (native Magisk only support Android 4.2 though)
  4. Significantly improve Magisk log disply performance
  5. Fix post OTA scripts for A/B devices
  6. Reduce memory usages when verifying and signing boot image
  7. Drop support for Magisk lower than v18.0

Download Magisk Manager

Untuk Anda yang berencana untuk melakukan root pada perangkat Android yang kalian gunakan, maka Anda dapat Download Magisk Manager melalui link yang telah kami sediakan di bawah ini. Disini kami telah mencantumkan beberapa versi dari Magisk Manager yang dapat Anda download dan pilih sesuai dengan yang kalian butuhkan.

Terimakasih kalian telah Download Magisk Manager APK terbaru melalui postingan yang telah kami berikan ini. Semoga dengan hal ini dapat membantu kalian semua yang saat ini ingin melakukan root pada perangkat ponsel Android yang kalian gunakan. Jika kalian menemukan link download yang sudah mati, kami berharap Anda dapat memberitahukannya kepada kami, agar dapat segera kami perbaiki secepatnya.

DONASI VIA PAYPAL Bantu berikan donasi jika artikelnya dirasa bermanfaat. Donasi Anda membantu Admin untuk lebih giat lagi dalam membagikan template blog yang berkualitas. Terima kasih.
Postingan Lebih Baru Postingan Lebih Baru Postingan Lama Postingan Lama

Postingan lainnya

Komentar

Posting Komentar