Berani Nerobos, Taruhannya Nyawa Bos..!!

Orang sabar di sayang tuhan, taatilah rambu peraturan jika tidak mau malang menimpa di jalanan. Kesabaran pengendara sering di uji di jalur perlintasan kereta api, peraturan di seluruh dunia juga serupa, kereta harus di dahulukan karena alat transportasi masif ini tidak bisa melakukan pengereman secara mendadak.

Sekedar bayangan fakta aja nih yaaa, jarak pengereman kereta itu tidak bisa di prediksi dengan ilmu pasti. Jika sebuah kereta melaju dengan kecepatan 100 km/jam maka jarak pengereman hingga dapat berhenti total adalah 910 meter, sedangkan untuk laju kereta 80 km/jam membutuhkan rentang jarak 650 meter.

Terkadang ada orang yang tidak sabaran meski sudah ada peringatan, tapi tetap saja dilakukan. Tanpa disadari keputusan yang ia ambil adalah sedang bertaruh dengan nyawa sendiri. Berani nerobos, nyawa taruhannya nyawa bosss..!!

Untung Cuma Rugi Benda, Bukan Rugi Nyawa

Di video di atas adalah merupakan sebuah rekaman cctv dari salah satu palang pintu kereta api di Polandia, yaaa begini jadinya kalau tidak sabaran. Sang sopir truk sudah tau ada kereta yang mau lewat, bukannya menahan laju kendaraan tapi malah tancap gas, jadi ketabrak kan akhirnya.

Baca Juga : Makanan Beracun: Jangan Masak Ini Kalau Bukan Chef Andal

Masih untung ruginya cuma benda, coba kalau ruginya nyawa. Bayangin itu nasibnya kaya gimana jadinya.

Naluri Sigap Melarikan Diri

Selanjutnya ada rekaman video dari dash cam mobil yang berlokasi di Rusia, sadar akan truk yang mogok di depannya bakal jadi santapan kereta, sang pengemudi langsung bereaksi menarik pedal mundur secepat mungkin.

Alhasil si pengemudi dan seisi mobilnya selamat dari terjangan sebuah truk yang mogok tersebut, gak kebayang kan bagaimana jadinya kalau truk sebesar ini justru menghantam mobil kecil seperti ini.

Lebih Baik Sabar Daripada Modar

Apa sih susahnya bersabar, toh orang sabar di sayang tuhan. Pengemudi mobil SUV berwarna silver merupakan seorang petugas yang sedang terburu-buru dan mobilnya menyalakan sirine. Meskipun buru-buru tetapi harus tetap mengikuti rambu peraturan dong, hasilnya yaa pasti di sambar.

Baca Juga : Aksi Penyelamatan Heroik Di Detik-Detik Terakhir

Ia tidak menyadari ada kereta kencang dari jalur berlawanan, padahal kereta sudah berkali-kali membunyikan tanda peringatan. Ingat loh, mobil bisa di beli tetapi nyawa tidak bisa di beli.

Sumpah Serapah Mobil Belakang

Mobil di belakangnya seakan mengumbar sumpah serapah, benar aja kan gara-gara ga sabar jadi di cium kereta kan akhirnya. Bayar cicilan bertahun-tahun bisa sabar, tapi untuk ini malah nggak bisa sabar buat nunggu kereta api lewat.

Menyepelekan Kesabaran, Jadinya Nyawa Melayang

Jangan kebut-kebutan melewati batas kecepatan bisa bikin terlambat dalam pengereman, seperti mobil box ini bisa menjadi pelajaran. Meski sudah ada palang kereta dan melihat mobil di seberang, tapi tetap saja kelewatan.

Amat disayangkan gara-gara menyepelekan kesabaran menjadikan nyawa melayang, tindakan tersebut tidak patut untuk di ikuti ya gan. Kita lebih baik mengutamakan kesabaran daripada menjadikan nyawa sebagai taruhannya.

Itulah deretan rekaman nyata jika tidak taat rambu dan menuruti ego nafsu, selalu waspada dalam berkendara jangan sampai bahaya mengincar disekitar kita.

Harap Perhatiannya

Anda diperbolehkan untuk menyalin semua isi postingan dari blog kami ini, hanya saja dengan syarat menyertakan sumber dari blog ini. Jika Anda menyertakan sumber dari blog kami, maka Anda tidak akan mengalami masalah teguran Hak Cipta dari kami yang dapat menyebabkan terjadinya masalah pada blog Anda.

Postingan Lebih Baru Postingan Lebih Baru Postingan Lama Postingan Lama

Postingan lainnya

Komentar

Posting Komentar