5 Pengemis Yang Ketahuan Pura-Pura Cacat - Tips Tutorial Bersama

Rabu, 21 April 2021

5 Pengemis Yang Ketahuan Pura-Pura Cacat

Di dunia ini bukan hanya polisi atau tentara gadungan saja yang sering tertangkap basah saat melancarkan modus liciknya. Pengemis atau gelandangan jalanan yang sering kali kita temui pun banyak yang palsu alias gadungan. Dengan memanfaatkan kebaikan, rasa iba, dan simpatik orang lain yang kasihan dengan kondisi mereka.

Profesi ini membuat mereka betah untuk terus menggelutinya. Menyikapi fenomena tersebut banyak masyarakat yang merasa tertipu, hingga akhirnya membuat gerakan stop memberi uang kepada pengemis dan anak jalanan.

Hal tersebut terjadi karena masyarakat sudah muak dengan kelakuan dan tipu daya para pengemis gadungan ini yang berpura-pura miskin, sakit, cacat tubuh padahal kesehatan mereka normal-normal saja.

1. Pengemis Di Kediri

Beberapa waktu lalu sebuah kejadian yang cukup unik terjadi di kota Kediri, Jawa Tengah. Kejadian tersebut terjadi disebuah pasar, tepatnya disimpang tiga Jl, Iskandar kota Kediri. Kejadian ini bermula pada saat kedua pengemis bernama Reso dan Suwarno terjaring razia oleh petugas Satpol PP.

Diketahui bahwa pengemis bernama Suwarno memang mengalami cacat fisik berupa kista pada kedua kakinya. Sedangkan Reso hanya berpura-pura cacat agar bisa mengemis dan mendapatkan uang dari orang yang merasa kasihan dengannya. Kelakuan Reso dipergoki oleh salah seorang warga dan melaporkannya ke petugas Satpol PP di wilayah tersebut.

Baca Juga : 5 Kapal Pesiar Termewah Dan Termahal Di Dunia

Setelah dirazia, Reso diminta oleh petugas untuk mengakui kebohongannya dengan membuka kain penutup yang disematkan pada pinggangnya dan menutupi kedua kakinya tersebut. Setelah berhasil membuka kain tersebut, ternyata kedua kaki dari pengemis ini tidak benar-benar lumpuh atau menderita penyakit lainnya.

Petugas yang melihat kejadian tersebut langsung membawa pengemis ini ke kantor untuk dimintai keterangan. Menurut keterangan yang disampaikan oleh pengemis tersebut, ia melakukan hal itu dikarenakan sangat mudah mencari uang.

2. Pengemis Di China

Beberapa waktu lalu sebuah rekaman video yang berhasil di unggah di media sosial menunjukkan seorang pria tengah pengemis dengan menyeret-nyeret badannya ke aspal dengan dibantu sebilah papan roda, seolah-olah ia tidak dapat berjalan. Pengemis tersebut menyeret badannya sambil menenteng wadah penampung uang receh dan berharap belas kasihan para pejalan kaki.

Namun peristiwa mengejutkan kemudian terjadi, dalam rekaman video tersebut terlihat seorang wanita yang memegang payung secara tidak sengaja menginjak bagian helai celana pengemis tersebut. Setelah terinjak, kain celananya pun tersingkap sehingga nampak jelas kedua kaki pengemis tersebut seperti orang normal.

Setelah terbongkar kebohongannya, pengemis itu sontak emosi dan menghardik wanita tersebut. Namun wanita tersebut membalas dengan mencemohnya di depan umum, lantaran malu, pengemis penipu tersebut langsung bergegas pergi dengan tergesa-gesa.

3. Pura-Pura Buntung

Beberapa waktu lalu di China beredar sebuah rekaman di media sosial yang berhasil mengejutkan publik di negara tersebut. Rekaman tersebut berasal dari seorang pengemis yang diduga memanipulasi tubuhnya menjadi cacat. Pada tayangan video tersebut terlihat seorang pengemis pria seolah-olah tidak memiliki kaki akibat amputasi.

Pengemis tersebut meluncur dengan menggunakan papan beroda, seperti yang kerap digunakan pengemis disabilitas lain. Namun tiba-tiba saja muncul seorang pria yang mendatangi pengemis tersebut, lalu mencopot celana penjang yang dipakainya. Pengemis tersebut pun tidak berdaya, ia berusaha sekuat tenaga untuk kabur namun ditahan.

Modusnya menjadi pengemis disabilitas tanpa kaki pun terbongkar, setelah pakaiannya dilucuti oleh pria yang tidak dikenal tersebut. Setelah celana panjangnya dilucuti, barulah terlihat kedua kakinya dan ia sama sekali tidak cacat. Kedua kakinya utuh, hanya saja terselip dicelana pendek yang dikenakan dibagian dalam. Dengan penuh rasa malu, si pengemis lalu menjauh pergi dari kerumunan orang yang menatapnya.

4. Pengemis Di Jakarta Selatan

Jika dilihat sekilas pengemis bernama Dedi Setiawan yang terbalut pakaian berwarna putih lusuh hanya memiliki satu tangan. Ternyata pengemis yang berusia 27 tahun hanya berpura-pura cacat agar dapat mengemis dan mendapat uang dari orang-orang yang merasa iba kepadanya.

Tidak hanya itu, pengemis ini juga mengajak isteri dan buah hatinya untuk mengemis dikawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Dedi terjaring razia yang digelar oleh aparat kepolisian, tepatnya disekitar Masjid Al Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Dalam razia tersebut polisi mengamankan 7 orang, termasuk Dedi beserta keluarganya.

Baca Juga : 5 Aksi Heroik Hewan Dalam Menyelamatkan Manusia

Dedi kemudian diperiksa oleh polisi untuk pendataan serta pembinaan. Sewaktu dimintai kartu identitas, Dedi dan isterinya tidak mempunyai kartu tersebut. Waktu diperiksa ternyata tangan dari pengemis tersebut tidak buntung, ia hanya menyembunyikan bagian tangan kirinya dibalik bajunya yang longgar, dan lengan baju yang satunya dibiarkan kosong dan terjuntai.

5. Pengemis Di Bandung

Beberapa waktu yang lalu Dinas Sosial Kota Bandung mengamankan seorang pengemis pria yang pura-pura buntung di Jalan Otista, Kota Bandung, Jawa Barat. Pengemis bernama Alexander itu ditangkap atas Wali Kota Bandung sendiri. Aksi pengemis bernama Alex berhasil menipu para dermawan terlihat sangat jelas.

Wali Kota Bandung memasang dua foto Alex saat berpura-pura buntung, dan saat ia tengah duduk santai sambil merokok dalam kondisi sehat bugar. Alexander yang berusia 48 tahun itu mengaku sudah mengemis sekitar dua tahun. Alex mengaku bisa mengantongi Rp 200 ribu /hari dari usahanya tersebut.

Dirinya mengaku terpaksa mengemis karena terbelit dengan urusan ekonomi. Alex kadang mengemis di jalan Tegalega, Braga, Otista, hingga alun-alun Kota Bandung. Alex mengaku bisa sampai ke Kota Bandung, karena diajak temannya yang berasal dari Cianjur.

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda

Anda diperbolehkan untuk menyalin semua isi artikel atau link download dari blog kami ini, hanya saja dengan syarat menyertakan sumber dari blog ini.

Jika Anda menyertakan sumber dari blog kami, maka Anda tidak akan mengalami masalah teguran "Hak Cipta Dari Saya" yang dapat menyebabkan terjadinya masalah pada blog Anda.