Cara Install Magisk Zip Versi Terbaru Stable - Tips Tutorial Bersama

Minggu, 17 Oktober 2021

Cara Install Magisk Zip Versi Terbaru Stable

Magisk zip merupakan sebuah file yang dapat membantu penggunanya untuk melakukan root, disini kamu dapat download Magisk versi terbaru secara gratis.

Magisk Zip biasanya sering digunakan oleh sebagian besar pengguna Smartphone Android yang ingin melakukan proses rooting pada ponsel miliknya tersebut. Namun pada saat ini pihak pengembang dari Magisk telah mengeluarkan versi terbarunya.

Versi terbaru dari file pengganti SuperSU yang sangat terkenal ini sudah mencapai di v23.0 dan telah diluncurkan pada bulan Juni 2021 kemarin. Pihak developer yang bernama topjohnwu mengatakan, bahwa pada versi terbaru ini sudah dapat digunakan pada Android 11.

Seperti yang sudah diketahui, bahwa Magisk adalah salah satu cara yang sangat tepat untuk melakukan root. Dengan menggunakan Magisk ini, maka penggunanya dapat me-root ponsel Android miliknya dengan rasa aman.

Karena Magisk ini telah dikenal sebagai metode root tanpa sistem. Mengapa bisa demikian? Karena file root ini mampu melaksanakan tugasnya tanpa menyentuh system partition si ponsel. Oleh karena itu banyak orang yang telah mempercayai file zip ini untuk proses root.

Nah, bagi teman-teman yang ingin download file Magisk versi terbaru ini, kamu bisa mengambilnya melalui link di bawah ini secara gratis. Dengan begitu nanti kamu akan memiliki akses ke root apps yang bernama Magisk Manager.

Apa Itu Magisk?

Magisk adalah salah satu file apk yang paling banyak di pakai oleh pengguna Android yang sudah di root. Aplikasi ini telah dikembangkan oleh topjohnwu sejak beberapa tahun yang lalu. Magisk selain dapat digunakan untuk root perangkat Android, tetapi juga dapat memberikan kemampuan untuk memodifikasi pada sistem Android.

Kamu juga dapat menggunakannya untuk menyembunyikan akses root dari aplikasi yang menolak di root, salah satunya ialah banking apps. Karena aplikasi perbankan seperti ini memang tidak dapat dijalankan pada ponsel Android yang sudah di root.

Maka untuk dapat mengatasi permasalahan tersebut, penggunanya harus menyembunyikan root untuk aplikasi-aplikasi yang menolak akses root melalui Magisk Manager. Sebenarnya masih terdapat banyak kelebihan pada aplikasi Magisk, tergantung dari apa yang kamu inginkan.

Nah, jika teman-teman tertarik ingin ponselnya di root, maka kamu bisa mengikuti tutorial yang akan saya jelaskan di bawah ini mengenai Magisk root. Selain itu untuk langkah-langkahnya pun cukup mudah, hanya saja yang diperlukan adalah TWRP yang sudah terpasang di ponsel.

Kelebihan Dan Kekurangan Magisk

Seperti yang sudah saya sampaikan sebelumnya di atas, bahwa Magisk Manager terdapat banyak sekali kegunaannya yang akan membantu penggunanya untuk dapat mengoptimalkan ponsel Android miliknya.

Tidak hanya itu, melainkan file root ini juga mampu melakukan proses pemasangannya tanpa harus menyentuh partisi sistem atau biasa yang dikenal dengan istilah systemless rooting (rooting tanpa sistem).

Jadi, dengan kata lain penggunanya bisa melakukan proses root pada ponsel Android miliknya tanpa harus menyentuh atau mengubah partisi sistem bawaan dari ponsel itu sendiri. Walaupun demikian, tapi bukan berarti root dengan Magisk tidak dapat kekurangannya.

Sebelum teman-teman memulai proses root ini, alangkah baiknya jika kamu ketahui terlebih dahulu mengenai kelebihan dan kekurangan setelah menginstal Magisk di ponsel. Untuk selengkapnya bisa kamu lihat sendiri melalui daftar di bawah ini.

Oh ya, satu hal lagi yang akan saya beritahukan. Kamu tidak dapat uninstall Magisk melalui menu pengaturan yang ada di ponsel. Karena hal tersebut dapat menyebabkan kerusakan pada sistem Android di ponsel nantinya.

1. Kelebihan setelah menggunakan Magisk

  • Dapat menyembunyikan root dari aplikasi seperti perbankan atau yang lainnya.
  • Tetap dapat menerima pembaruan OTA tanpa harus kehilangan akses root.
  • Dapat menggunakan Xposed atau Module lainnya hanya dalam satu aplikasi saja.
  • Dapat mem-bypass SafetyNet.

2. Kekurangan setelah menggunakan Magisk

    • Bagi setiap ponsel Android yang sudah di root dan terinstal Magisk akan rentan terhadap yang namanya bootloop.
    • Tidak dapat di uninstall melalui pengaturan yang terdapat di dalam ponsel.

      Itulah beberapa daftar dari kelebihan dan kekurangannya setelah menginstal Magisk di ponsel Android. Selain itu, jika kamu ingin menghilangkan akses root dari Magisk, kamu harus melewati custom recovery untuk menghapusnya secara permanen.

      Mengapa Magisk Begitu Penting Bagi Kebanyakan Orang?

      Google SafetyNet adalah alasan utama mereka mengapa banyak orang yang menggunakan tool ini daripada menggunakan tool lain seperti SuperSU, KingRoot, atau yang lainnya. Karena SafetyNet Google mampu mendeteksi root ketika sistem Android telah dimodifikasi.

      Alhasil aplikasi seperti perbankan jadi tidak dapat dijalankan atau terbuka. Magisk tidak seperti SuperSU yang hanya memberikan atau menolak izin root untuk aplikasi tertentu, melainkan Magisk dapat menyembunyikan root dari aplikasi secara sepenuhnya.

      Dengan begitu bagi siapa saja yang sudah me-root ponselnya, tetap dapat menjalankan dan menggunakan aplikasi perbankan tanpa harus menghilangkan akses rootnya. Mereka hanya perlu melakukan beberapa pengaturan yang harus dirubah melalui Magisk Manager, agar tetap dapat menjalankan aplikasi perbankan.

      Jadi tidak perlu repot untuk menghapus rootnya melalui TWRP Recovery. Nah, karena alasan seperti ini mengapa banyak orang lebih tertarik menggunakan Magisk untuk rooting ponselnya, daripada menggunakan SuperSU atau KingRoot dan yang lain sebagainya.

      Magisk Changelog v23.0

      Pada versi terbaru dari Magisk v23.0 ini telah memiliki beberapa perubahan dari versi pendahulunya. Bahkan pada versi ini sudah mendukung dengan ponsel Android yang sudah menggunakan Android 11.

      Ingin tahu apa saja perubahan yang telah diberikan pada versi yang satu ini, yuk simak penjelasan selengkapnya di bawah ini.

      • Update snet extension. This fixes SafetyNet API errors.
      • Fix a bug in the stub app that causes APK installation to fail.
      • Hide annoying errors in logs when hidden as stub.
      • Fix issues when patching ODIN tar files when the app is hidden.
      • Remove all pre Android 5.0 support.
      • Update BusyBox to use proper libc.
      • Fix C++ undefined behaviors.
      • Several sepolicy.rule copy/installation fixes.
      • Remove unnecessary sepolicy rules.
      • Update package and process name validation logic.
      • Some changes that prevent zygote deadlock.

      Nah, itulah beberapa daftar perubahan yang disediakan oleh Magisk v23.0 ini. Setelah mengetahui beberapa informasi yang telah saya sampaikan di atas, sekarang kamu sudah bisa download Magisk flashable zip file melalui link yang telah saya sediakan di bawah ini.

      Download Magisk v23.0 Stable Versi Terbaru

      Bagi teman-teman yang ingin melakukan rooting an Android device dengan menggunakan file Magisk, maka kamu wajib mempunyai file zip-nya terlebih dahulu. Di bawah ini telah saya sediakan beberapa versi yang berbeda dari Magisk, dimulai dari versi lawas sampai ke versi terbarunya.

      Perlu kalian ketahui terlebih dahulu sebelum mendownloadnya. Jika ponsel kamu sudah menggunakan Android 11, maka gunakan file Magisk terbaru. Sedangkan, jika kamu menggunakan Android 10 ke bawah, silahkan pakai versi Magisk dibawahnya.

      File Name Link Download
      Magisk-v16.6 1fichier
      Magisk-v16.7 1fichier
      Magisk-v17.1 1fichier
      Magisk-v17.2 1fichier
      Magisk-v17.3 1fichier
      Magisk-v18.0 1fichier
      Magisk-v18.1 1fichier
      Magisk-v19.0 1fichier
      Magisk-v19.1 1fichier
      Magisk-v19.2 1fichier
      Magisk-v19.3 1fichier
      Magisk-v19.4 1fichier
      Magisk-v20.0 1fichier
      Magisk-v20.1 1fichier
      Magisk-v20.2 1fichier
      Magisk-v20.3 1fichier
      Magisk-v20.4 1fichier
      Magisk-v21.2 1fichier
      Magisk-v21.3 1fichier
      Magisk-v21.4 1fichier
      Magisk-v22.0 1fichier
      Magisk-v23.0 1fichier

      Setelah kamu berhasil mendownload file Magisk tersebut, sekarang waktunya untuk menginstalnya di ponsel Android kalian masing-masing. Pastikan untuk menginstal Magisknya using TWRP. Jika di ponsel kamu belum tersedia TWRP, lebih baik kamu pasang terlebih dahulu.

      Cara Install Magisk v23.0 Di Semua Ponsel Android

      Seperti yang telah saya katakan sebelumnya di atas, kamu dapat menginstal Magisk tersebut dengan mengikuti langkah-langkah yang akan saya jelaskan di bawah ini secara lengkap. Namun perhatikan untuk menggunakan versi yang tepat, karena Magisk ini merupakan tool yang bersifat open source.

      Dengan kata lain akan selalu menyesuaikan dengan OS Android yang dipakai. Jika menggunakan versi Magisk yang berbeda dan versi Androidnya tidak sesuai, maka Magisk ini tidak dapat di install di ponsel kalian.

      Untuk proses pemasangan Magisk.zip di Android phones, silahkan kamu simak baik-baik semua penjelasan yang akan saya sampaikan di bawah ini.

      1. Langkah pertama yang harus kamu lakukan terlebih dahulu adalah dengan memasang Custom Recovery TWRP pada ponsel.
      2. Kemudian download file Magisk melalui link di atas. Pastikan untuk menyesuaikan versi Magisk nya dengan Android di ponsel kalian.
      3. Kemudian pindahkan file tersebut ke dalam penyimpanan internal ponsel.
      4. Jika sudah, sekarang matikan ponsel sampai dalam keadaan mati.
      5. Selanjutnya boot ponsel ke dalam Mode Recovery TWRP. Untuk dapat melakukannya, tekan dan tahan tombol Power + Volume Atas secara bersamaan.
      6. Jika di ponsel kamu tidak dapat masuk ke Mode TWRP dengan cara di atas, silahkan kamu cari tutorialnnya yang sesuai dengan tipe dan merk ponsel kalian masing-masing.
      7. Jika sudah berhasil masuk ke dalam Mode TWRP, kemudian clear cache dan dalvik terlebih dahulu.
      8. Kemudian kembali ke halaman utama dari TWRP dan pilih menu Install.
      9. Kemudian cari file Magisk.zip yang tadi telah kamu pindahkan ke dalam penyimpanan internal.
      10. Kemudian pilih Swipe to confirm flash dan tunggu beberapa saat sampai prosesnya selesai.
      11. Jika prosesnya sudah selesai dan sudah terdapat keterangan Succes, silahkan Reboot ponsel kamu.
      12. Maka nanti kamu akan melihat aplikasi baru yang bernama Magisk Manager.
      13. Selesai.

      Sampai disini kamu telah berhasil menginstal Magisk untuk proses rooting di ponsel Android. Jika kamu mengalami kegagalan selama proses root tersebut, kamu bisa bertanya mengenai rooting solution di forum-forum yang tersedia.

      Dengan demikian proses root an android tadi telah sukses 100%. Sekarang kamu sudah bisa untuk mengoptimalkan performa ponsel dengan menggunakan Magisk Module yang terdapat di dalam aplikasi Magisk Manager.

      Akan Tersedia Magisk Manager Setelah Di Root

      Sekarang kamu juga bisa melakukan hide the root pada aplikasi yang tidak dapat dijalankan dengan ponsel yang telah di root. Untuk bisa menggunakan fitur tersebut, kamu bisa mencarinya melalui Magisk hide yang terdapat pada Magisk Manager.

      Magisk Manager tidak hanya berfungsi seperti itu saja, melainkan juga dapat digunakan untuk update TWRP. Update recovery TWRP melalui Magisk Manager ini memungkinkan penggunanya untuk mendownload file boot images terbaru dari versi sebelumnya.

      Selain itu, kamu juga bisa melihat apa saja yang dapat dilakukan oleh aplikasi ini. Kamu bisa melihatnya melalui salah satu menu yang terdapat di dalam Magisk Manager app tersebut. Salah satunya juga dapat berguna untuk meningkatkan performa CPU ponsel.

      Kesimpulan

      Jadi kesimpulannya adalah Magisk merupakan sebuah alat atau aplikasi yang dapat membantu penggunanya untuk melakukan proses root. File Magisk ini juga dapat digunakan di semua tipe ponsel Android seperti Samsung, Xiaomi, Realme, dan lain-lain. Untuk proses instalasinya wajib melalui mode Recovery TWRP.

      Semoga dengan artikel yang telah kami berikan ini dapat bermanfaat untuk teman-teman. Akhir kata kami ucapkan terimakasih banyak bahwa kamu sudah mengunjungi halaman Tipstutorialbersama.com untuk mengikuti tutorial ini.


      Bagikan artikel ini

      Tidak ada komentar: