Cara Flashing Google Pixel 2 & Google Pixel 2 XL Stock Rom Android 8.0.0

Dengan mengikuti semua intstruksi yang telah kami sampaikan di bawah ini secara lengkap, maka Anda dapat dengan mudah untuk melakukan Flashing Google Pixel 2 dan Google Pixel 2 XL kembali ke stock rom firmware dengan menggunakan fastboot.

Mengutak-atik ponsel yang baru saja dibeli seperti pada Pixel 2 & 2 XL tentunya akan sangat menyenangkan sekali bukan, terutama dalam proses Unlock Bootloader, Install Recovery TWRP, dan bahkan Custom ROM yang telah dimodifikasi. Tetapi bagaimanapun, Anda suatu saat akan memutuskan untuk kembali menggunakan stock rom bawaan, lantas jika begitu apa yang akan Anda lakukan untuk hal tersebut..??

Baca Juga : Cara Unlock Bootloader Google Pixel 2 Atau Google Pixel 2 XL

Pastinya, tentunya Anda akan mem-flash file firmware image firmware stock rom yang telah disediakan oleh Google dengan menggunakan bantuan dari fastboot. Tapi tenang saja jika Anda tidak mengetahui bagaimana cara melakukannya, disini kami akan membahasnya secara rinci dan lengkap untuk Anda yang ingin mengetahui bagaimana caranya melakukan flash Google Pixel 2.

Flashing Google Pixel 2 dan Pixel 2 XL Ke Stock Firmware

Mem-flash atau memulihkan ponsel ke dalam keadaan pabrik terutama untuk ponsel Google Pixel 2 dan Pixel 2 XL ke stock rom bawaan sebenarnya cukup mudah sekali jika Anda sebelumnya sudah pernah melakukannya. Tetapi cara ini cukup membingungkan bagi Anda yang baru pertama kali melakukannya pada perangkat Google Pixel, karena cara tersebut sedikit berbeda dengan ponsel Android lainnya.

Namun seperti yang sudah saya ketahui, bahwa Google sudah berbaik hati untuk memberikan dan menyediakan setiap pembaruan keamanan (Security Patch) yang cukup besar dalam setiap bulannya.

Baca Juga : Cara Install TWRP Google Pixel 2 & Google Pixel 2 XL

Hal tersebut untuk mempermudah setiap penggunanya yang ingin mengembalikan ponsel Google Pixel tersebut ke firmware bawaan pabrik, untuk berjaga-jaga jika setiap penggunanya telah melakukan custom seperti, Unlock Bootloader, Root, atau Custom Rom.

Mengembalikan dan mem-flash ponsel ke pengaturan pabrik juga dapat membantu Anda untuk mengatasi berbagai jenis masalah yang terjadi seperti bootloop atau masalah yang disebabkan oleh aplikasi yang mengalami crash. Jadi, jika Anda telah membuka postingan yang telah kami buat ini karena alasan apapun, kami akan mencoba untuk membantu Anda sebaik mungkin.

Dalam tutorial ini, kami akan menggunakan cara umum untuk menjalankan skrip flash-all untuk membantu mem-flash factory image dan mengembalikan Google Pixel 2 dan 2 XL ke firmware bawaan pabrik. Selain itu, kami juga telah menambahkan langkah tambahan, yang memungkinkan Anda untuk menyimpan semua data yang terdapat di penyimpanan internal ponsel Anda.

Di bawah ini, kami akan menjelaskan secara rinci dan lengkap bagaimana Anda dapat memulihkan stock firmware di Google Pixel 2 dan Pixel 2 XL. Kami akan memulai dengan memberikan beberapa persyaratan yang dibutuhkan sebelum Anda memulai ke langkah utamanya.

Persyaratan

  1. Aktifkan USB Debugging pada perangkat Google Pixel 2 atau Google Pixel 2 XL dengan cara membuka Pengaturan >> Sistem >> Opsi Pengembang dan install ADB Fastboot di PC Anda.
  2. Flashing factory image mengharuskan Anda untuk membuka kunci bootloader (Unlock Bootloader) di Google Pixel 2 & Pixel 2 XL.
  3. Proses flashing pada Google Pixel 2 maupun Google Pixel 2 XL akan menghapus semua data di perangkat yang Anda gunakan dengan sepenuhnya. Jadi, pastikan untuk mem-backup semua data yang tersimpan di penyimpanan internal ponsel Anda.
  4. Isi daya baterai ponsel Pixel Anda hingga mencapai kapasitas 60 - 70 % untuk menghindari terjadinya mati mendadak selama proses berlangsung.

Langkah 1: Download File Factory Image Google Pixel 2 / Pixel 2 XL

Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah dengan men-download file Factory Image untuk perangkat Pixel Anda dari link yang sudah kami sediakan di bawah ini. Pastikan Anda men-download file yang sesuai dengan perangkat Anda, jika Anda mem-flash dengan file yang tidak sesuai akan menghasilkan perangkat yang tidak dapat di boot.

Google Pixel 2 (walleye)

  1. Unlocked
  2. Telstra
  3. Fido, Rogers
  4. Verizon

Google Pixel 2 XL (taimen)

  1. Unlocked
  2. Telstra
  3. Fido, Rogers
  4. Verizon

Setelah Anda berhasil download file factory image untuk perangkat Anda, Anda pun dapat melanjutkannya ke langkah selanjutnya untuk Flashing Google Pixel 2 dan Pixel 2 XL ke stock firmware.

Langkah 2: Ekstrak Factory Image dan Sambungkan Ponsel Pixel 2 / Pixel 2 XL Anda

  1. Ekstrak file factory image tersebut yang sudah berhasil Anda download (Misalnya: walleye-opd1.170816.010-factory-63083164.zip).
  2. Copy file tersebut yang sudah berhasil Anda ekstrak ke dalam folder ADB and Fastboot di PC Anda.

  3. Selanjutnya boot ponsel Pixel Anda ke dalam Mode Bootloader dengan cara matikan ponsel sepenuhnya lalu tekan dan tahan tombol Volume Bawah + Power secara bersamaan hingga Anda melihat layar bootloader.
  4. Selanjutnya, sambungkan ponsel Anda ke PC dengan menggunakan kabel USB.

Langkah 3: [Opsional] Jika Anda Ingin Mempertahankan Data Penyimpanan Internal

Langkah ini merupakan langkah tambahan, dengan langkah berikut akan membantu Anda untuk menyimpan semua data yang terdapat di penyimpanan internal selama proses flashing Google Pixel 2 dan Pixel 2 XL.

Baca Juga : Cara Root Google Pixel 2 / Google Pixel 2 XL Android 11 Tanpa TWRP Recovery

Tapi jika Anda berniat untuk menghapus semua data tersebut, Anda dapat melewatkan langkah ini.

  1. Download text editor seperti Notepad++ dan install di PC Anda.
  2. Buka folder adb and fastboot yang telah berhasil Anda install di PC.
  3. Selanjutnya klik kanan pada file flash-all.bat dan pilih Edit with Notepad++.
  4. Maka tampilan text editor Notepad++ akan membuka file skrip batch.
  5. Lalu cari kode di bawah ini untuk perangkat Google Pixel 2 (walleye):
  6. fastboot -w update-image-walleye-xxx.xxxxxx.xxx.zip
  7. Untuk perangkat Google Pixel 2 XL (taimen):
  8. fastboot -w update-image-taimen-xxx.xxxxxx.xxx.zip
  9. Pada "xxx.xxxxxx.xxx" ini adalah merupakan sebuah build version number.

  10. Selanjutnya, edit baris ini dan hapus "-w" pada baris tersebut.
  11. Tanda tersebut merupakan flag fastboot yang bertanggung jawab untuk menghapus data pengguna dan partisi cache. Karena Anda akan menghapusnya dari skrip flashing, maka itu tidak akan lagi menjalankan perintah dan menghapus partisi di ponsel Pixel. Dengan begitu, Anda akan tetap memiliki semua data yang tersimpan di penyimpanan internal perangkat Pixel Anda secara utuh.
  12. Setelah selesai menghapus tanda tersebut, lalu klik ikon save tepat di bagian atas.

Langkah 4: Restore Google Pixel 2 dan Pixel 2 XL ke Stock Firmware

Selanjutnya adalah dengan mem-flash file factory image, buka tempat instalasi folder ADB and Fastboot lalu klik 2x pada skrip flash-all.bat. Maka tampilan Command Prompt akan terbuka dan akan mendeteksi perangkat Anda.

Lalu pada Command Prompt tersebut akan langsung memulai proses flashing, Anda tinggal menunggu saja sampai prosesnya selesai mungkin akan membutuhkan waktu yang cukup lama.

Langkah 5: Lock Bootloader

Setelah proses flashingnya selesai dan jika Anda ingin mengunci kembali bootloader pada perangkat Google Pixel Anda, maka Anda bisa mengikuti perintah berikut. Tapi jika Anda tidak menginginkan hal tersebut, Anda tidak perlu mengikuti langkah di bawah ini.

Jika Anda ingin melakukan Lock Bootoader pada perangkat Pixel 2 atau 2 XL Anda, maka lakukan perintah di bawah ini.

fastboot flashing lock

Lalu pada ponsel Anda akan meminta pesan konfirmasi, cukup gunakan tombol Volume Atas atau Bawah untuk memilih "Yes", jika sudah tekan tombol power untuk mengonfirmasikannya, setelah itu ponsel Anda akan kembali menjadi Lock Bootloader.

Sampai disini Anda telah selesai dan berhasil melakukan Flashing Google Pixel 2 dan Pixel 2 XL ke Stock Firmware bawaan pabrik. Jika Anda mengalami masalah apapun selama proses berlangsung, Anda dapat memberikan komentar di bawah ini.


Harap Perhatiannya

Anda diperbolehkan untuk menyalin semua isi postingan dari blog kami ini, hanya saja dengan syarat menyertakan sumber dari blog ini. Jika Anda menyertakan sumber dari blog kami, maka Anda tidak akan mengalami masalah teguran Hak Cipta dari kami yang dapat menyebabkan terjadinya masalah pada blog Anda.

Postingan Lebih Baru Postingan Lebih Baru Postingan Lama Postingan Lama

Postingan lainnya

Komentar

Posting Komentar