5 Wabah Penyakit Terbesar Yang Pernah Menghantui Dunia - Tips Tutorial Bersama

Rabu, 14 April 2021

5 Wabah Penyakit Terbesar Yang Pernah Menghantui Dunia

Ada banyak sekali berita penyakit atau wabah yang terjadi di dunia. Belakangan ini dunia internasional digemparkan dengan ditemukan wabahnya Pneumonia misterius asal Tiongkok. Berita tentang wabah Pneumonia atau virus corona yang mirip dengan karakteristik virus sars tengah menjadi perhatian masyarakat internasional.

Salah satu pembahasan tentang paling panas diseluruh dunia. Pasalnya virus tersebut telah menyebar ke berbagai negara di dunia. Namun wabah dari penyakit ini adalah satu kata yang cukup relatif. Jika melihat kebelakang melalui lajur sejarah, ternyata banyak wabah yang begitu menyebar luas dan bahkan sangat mematikan.

1. Wabah Justinian

Pada tahun 541 tikus dikapal gandum dari Mesir membawa penyakit sampai kekaisaran romawi timur, yang pada akhirnya menewaskan sekitar 25 juta orang pada saat itu. Wabah Justinian dengan cepat menghancurkan kekaisaran romawi, bahkan sang kaisar sendiri Yustinianus I mengidap penyakit tersebut.

Nama wabah yang menyerang kekaisaran romawi pada saat itu dinamai sesuai dengan nama raja romawi, yaitu Justinianus I. Sebelum raja Yustinianus I meninggal karena wabah ini, diketahui bahwa ada sebanyak 5.000 orang meninggal setiap harinya di kota Konstantinopel ibukota kerajaan romawi tersebut.

Baca Juga : Membongkar 5 Trik Sulap Terhebat Di Dunia

Pada akhirnya sekitar 40% dari populasi kota Konstantinopel tewas begitu cepat, dan sehingga banyak tubuh bertumpuk dipinggir jalan. Para ahli sejarah modern percaya bahwa wabah ini adalah kasus pertama dari wabah Pes yang tercatat dalam sejarah.

2. Virus Marburg

Pada tahun 1967 para ilmuan menemukan sebuah virus atau wabah yang terdapat pada salah satu pegawai laboratorium di Jerman. Diketahui bahwa virus tersebut berasal dari salah satu monyet yang terinfeksi, dan monyet tersebut berasal dari Uganda.

Setelah diteliti oleh beberapa ilmuan, virus ini mirip dengan virus Ebola yang bisa menyebabkan pengidapnya mengalami demam tinggi dan pendarahan ditubuhnya yang bisa menyebabkan syok, gagal organ, dan bahkan kematian.

Organisasi kesehatan dunia (WHO) menyebut virus ini sebagai virus yang menyebabkan tingkat kematian yang mencapai 80% di Republik Kongo pada tahun 1998 hingga tahun 2000. Hal tersebut sama seperti pada tahun 2005 yang terjadi di Angola.

3. Virus Ebola

Virus atau wabah Ebola pertama yang diketahui bahwa menyerang pada manusia secara bersamaan yang terjadi di Sudan dan Republik Demokratik Kongo pada tahun 1976. Virus Ebola ini bisa dikatakan menyebar melalui kontak dengan darah atau cairan tubuh lainnya, serta jaringan dari orang atau hewan yang terinfeksi.

Salah satu jenis virus atau wabah Ebola yang berjenis Reston, bahkan dikatakan tidak membuat penderitanya sakit. Menurut WHO atau Organisasi Kesehatan Dunia, tingkat kematian untuk virus ebola yang terjadi di Sudan mencapai 50% hingga 71%.

Wabah yang sedang berlangsung di Afrika Barat ini dimulai pada tahun 2014. Menurut WHO, wabah ini merupakan wabah penyakit terbesar dan paling kompleks hingga saat ini.

4. Virus Flu Spanyol

Pada tahun 2009 sekitar 90 tahun sebelum pandemi flu babi yang menewaskan lebih dari 200.000 orang terjadi dilaporan tentang bentuk wabah penyakit sejenis influenza yang berbahaya muncul di dunia. Diketahui bahwa bulan Maret 1918, kasus pertama yang terjadi untuk wabah ini adalah di Kansas, Amerika Serikat.

Virus atau wabah ini muncul dibeberapa negara diseluruh dunia. Penyakit flu Spanyol ini menyebar dengan sangat cepat, contoh pertama dari pandemi H1N1 ini dijuluki sebagai Flu Spanyol. Meski faktanya virus flu ini bukan berasal dari Spanyol, beberapa ahli virus bahkan belum bisa menjelaskan kejadian ini sampai sekarang.

Baca Juga : 5 Kapsul Waktu Paling Fenomenal Yang Berhasil Ditemukan Manusia

Tapi Flu Spanyol ini membuat populasi global menurun secara drastis dengan tingkat rata-rata kematian 1 dari 5 orang, dan bahkan diperkirakan sepertiga dari populasi dunia menderita penyakit tersebut, yaitu sebanyak 50 juta orang telah diyakini telah meninggal. Dan sekitar 25 juta dari kematian tersebut terjadi dalam 25 minggu pertama wabah flu Spanyol menyerang.

5. Virus Black Death

Black Death sendiri adalah salah satu penyakit yang benar-benar menghancurkan populasi sebuah generasi. Wabah ini terjadi pada pertengahan abad ke-14 dari tahun 1347 hingga tahun 1351. Nama wabah ini berasal dari bintik-bintik kulit hitam para pelaut yang melakukan perjalanan di jalur sutra. Mereka yang berlabuh dipelabuhan Sisilia membawa serta dari virus tersebut dari pelayaran di Asia.

Wabah Black Death ini mengubah peradaban kesehatan di Eropa dan dunia. Pada saat populasi global telah mencapai 450 juta, setidaknya 75 juta telah diyakini telah tewas karena wabah ini. Bahkan beberapa ilmuan telah mengatakan bisa saja kematian karena wabah ini mencapai hingga 200 juta jiwa.

Diketahui bahwa mungkin saja setengah populasi eropa akan mati dalam kurun waktu hanya 4 tahun. Wabah penyakit yang menghancurkan ini sekarang dikenal sebagai wabah pes.

Bagikan artikel ini

Tidak ada komentar: