Mereka Mampu Membuktikan Sebuah Pembangunan Konstruksi Tercepat Sedunia

Pernahkah Anda berpikir bahwa sebuah teknologi pembangunan konstruksi dapat diselesaikan dalam beberapa hari saja, jika dipikirkan mungkin akan mustahil. Tapi kenyataannya di Negara China mereka mampu menyelesaikan sebuah proyek Pembangunan Konstruksi Tercepat yang pernah ada.

Pembangun sebuah gedung atau jembatan lazimnya membutuhkan waktu yang cukup lama, apalagi kalau yang dibangunnya adalah gedung bertingkat atau pencakar langit. Tapi nyatanya di China hal ini tidak membutuhkan waktu yang lama untuk membangun sebuah gedung bertingkat dan jembatan yang megah.

Negara tirai bambu tersebut membangun bangunan megah hanya membutuhkan waktu hitungan beberapa hari saja, entah bagaimana caranya tapi yang jelas pekerja konstruksi di Indonesia sepertinya harus belajar ilmu cepat tersebut dari China.

Pembangunan Konstruksi Tercepat Sedunia

Nyatanya China telah mampu membuktikan kemampuannya terhadap dunia, bahwa mereka mampu menyelesaikan sebuah gedung berlantai puluhan hanya dalam waktu kurang dari 1 bulan saja. Hal tersebut didukung dengan teknologi yang mumpuni dan membutuhkan pekerja sebanyak ribuan. Maka dari itu sebuah Pembangunan Konstruksi Tercepat Di Dunia bukanlah hal yang mustahil bagi perusahaan-perusahaan dibidang konstruksi tersebut.

1. Jembatan Jalan

Setelah tembok terpanjang atau The Great Wall, China lagi-lagi membuat kajaiban dengan membangun fly over selama 43 jam saja. Lagi dan lagi, ini adalah kehandalan perusahaan konstruksi dan insinyur di China.

Sebelumnya mereka pernah melakukan pembangunan gedung bertingkat hanya dengan waktu 3 bulan, dan juga pemasangan jembatan kereta yang langsung dipasang diatas tiang penyangganya.

Jembatan Sanyuan di Beijing ini terhubung ke 48 jalan penting dan 3 jalan bebas hambatan, termasuk ke rute Airport Expressway, China National Highway 101 dan Ring Road 3.

Dan rata-rata setiap hari jembatan tersebut dilintasi sekitar 200.000 kendaraan. Karena jembatan tersebut mulai rusak untuk keamanan maka jembatan diganti dengan konstruksi yang baru.

Baca Juga : Bocah Paling Berbahaya Di Dunia

Insinyur pun menawarkan beberapa solusi, setidaknya ada beberapa konstruksi yang dipilih. Dan dipilih dengan menggunakan teknik pemasangan jembatan langsung dijembatan lama.

Konstruksi pembangunan jembatan bagian atas lebih dahulu dibangun disisi jembatan lama, sementara jembatan lama tetap digunakan seperti biasa. Setelah waktu siap maka jembatan lama pun dibongkar dan tersisa penompang jalan jembatan yang telah dilepas, dan juga tersisa tiang pondasi jembatannya saja.

Selesai pembongkaran jembatan lama hanya berlangsung satu setengah hari saja, dan proses terakhir adalah pemindahan penopang jalan baru konstruksi jembatan lama. Langung dipindahkan dengan kendaraan dibawahnya, lalu dipasangkan utuh diatas rangka pondasi jembatan lama.

Penutupan jalan selama perbaikan, bahkan tidak mempengaruhi kepadatan lalu lintas di negeri yang berpenduduk lebih dari 1 miliar tersebut, yaitu 15 November 2015 sekitar pukul 18.00 waktu setempat.

Dan terdapat lebih dari 1.300 ton pelapis jalan dipakai dalam pembangunan tersebut, hasilnya dalam waktu 43 jam bagian atas jembatan sudah terpasang diatas tiang pondasi lama. Proses akhirnya dilakukan dengan pengaspalan jalan, dan hari kedua sore harinya jembatan sudah dilintasi oleh kendaraan seperti biasa.

2. Hotel 30 Lantai

China terus mengukir prestasi yang mencengangkan dunia, kali ini perusahaan konstruksi asal Negeri Tirai Bambu berhasil membangun gedung Hotel 30 Lantai hanya dalam waktu 15 hari atau 360 jam di Dongting, Provinsi Hunan.

Gedung ini merupakan prestasi terbaru Broad Sustainable Building, yaitu perusahaan konstruksi di China yang tersohor untuk tingkat efisiensi dan teknologi ramah lingkungannya.

Hotel ini dibangun pada tanggal 2 Desember 2011 di Zona Industri Lin Gang di Xiangyin dekat ibu kota Provinsi Changsha, dan gedung ini selesai dibangun hanya dalam waktu 15 hari saja.

Hotel bernama T30 dengan luas 17.000 meter persegi ini dibuka untuk umum pada tanggal 18 Januari 2011, dan direncanakan menyandang gelar hotel bintang 5. Hotel ini memiliki 316 kamar standar, 32 kamar suite, dan 8 kamar ambasador suite serta 2 kamar presidential suite.

Baca Juga : Bukti Nyata Bahwa Hiu Megalodon Masih Hidup Hingga Saat Ini

Fasilitas lain termasuk restoran, bar, gimnasium, dan kolam renang di lantai atas. Tempat parkir bawah tanah dapat digunakan untuk 73 mobil. Hotel ini juga memiliki sebuah landasan helikopter.

Sang pemilik gedung yaitu Broad Sustainable Building merupakan bagian dari perusahaan teknologi China yaitu Broad Group. Antara lain berhasil membangun gedung Broad Pavilion 6 lantai untuk 2010 Shanghai Expo dalam waktu 24 jam, dan membangun gedung Ark Hotel 15 lantai di Changsha, China hanya dalam waktu 6 hari pada bulan Juni 2010.

Uji keberhasilan Broud Group membangun gedung dengan sangat cepat adalah teknik konstruksi inovatif yang dikembangkan perusahaan itu, sebanyak 93% bagian gedung itu dirakit bersama komponen-komponen yang sudah jadi.

Wakil Presiden Broud Group Juliet Jiang menjelaskan bahwa perusahaannya mungkin bisa membangun gedung serupa dengan T30 dalam waktu 200 jam jika para pekerja sudah lebih terampil.

Alasan untuk mempercepat konstruksi adalah untuk menghindari hujan. Menurut Juliet Jiang BSB tidak mengkhawatirkan beberapa pihak yang meragukan kualitas gedung yang dibangun dalam waktu sangat cepat tersebut, itu karena orang-orang tidak memahami teknologi yang digunakan untuk gedung-gedung tersebut, biarkan waktu yang membuktikan segalanya, ujar Juliet Jiang.

Menurut pernyataan yang dirilis China Academy of Building Research, T30 dibangun dengan sistem struktur baru yang didesain dan dikembangkan oleh BSB. Model simulasi yang dibuat untuk gedung itu dapat bertahan menghadapi sejumlah test ketahanan terhadap gempa bumi berkekuatan 7,0 SR hingga 9,0 SR dalam test yang dilakukan CABR.

Perusahaan BSB yang berbasis di Changsha itu menjelaskan, bahwa mereka mengembangkan teknologi baru untuk konstruksi pada tahun 2009 yang disebut dengan gedung berkelanjutan setelah gempa bumi berkekuatan 8,0 SR di Wenchuan yang menewaskan sedikitnya 70.000 jiwa pada tahun 2008.

BSB menjelaskan selain tahan terhadap gempa bumi, T30 juga memiliki berbagai kelebihan lain, mulai dari konservasi energi sampai dengan penyaringan udara. Seluruh ruangan dilengkapi jendela dengan kaca lipat empat, penghalang sinar matahari eksternal, penerangan lampu LED, dan toilet hemat air.

CEO Broud Group Zhang Yue mengatakan kepada The Economic Times bahwa kecepatan dalam membangun hotel T30 dapat mengurangi pengurasan energi dan bahan baku. Menurut Zhang Yue T30 enam kali lebih ramah lingkungan daripada sebagian besar gedung-gedung di Eropa.

Seluruh bagian gedung, Hotel T30 sudah dibuat sebelumnya disebuah pabrik milik Broud Group di Hunan yang memperkerjakan 10.000 orang. Menggunakan bahan baku baja, kaca, dan penyekat dari China, karena sudah dibuat terlebih dahulu di pabrik, para pekerja tinggal merangkainya menjadi gedung di lokasi konstruksi.

Broud Group memiliki 3 pabrik semacam itu di China, dan berencana mengembangkannya menjadi 40 pabrik untuk mempromosikan model gedung berkelanjutan yang sudah dipatenkan tersebut di dalam dan di luar negeri.

Keberhasilan Broud Group membangun T30 hanya dalam waktu 15 hari itu mendapat banyak pujian dari banyak pihak. Ini jelas mengubah cara membangun gedung, kami yakin ini akan mengubah seluruh industri ini tutur arsitek Lloyd Alter di blog Treehugger.

3. Gedung 57 Lantai

Perusahaan konstruksi China Broad Sustainable Building pernah merilis sebuah video yang menunjukkan bahwa bagaimana mereka berhasil membangun sebuah Gedung 57 Lantai hanya dalam waktu 19 hari.

Gedung yang disebut Sky City ini terletak di Kota Changsha yang terdiri dari 800 rumah dan ruang kantor, dan gedung ini bisa menampung sekitar 4.000 orang. Proposal awal yang diajukan oleh perusahaan ini sebenarnya adalah sebuah bangunan bertingkat 97 yang akan menjadi gedung pencakar langit terbesar di dunia.

Akan tetapi setelah berhasil menyelesaikan 20 lantai, konstruksi pun dihentikan selama satu tahun, karena pejabat setempat ingin meninjau rencana tersebut. Pada akhirnya pihak Broad Sustainable Building diminta mengurangi rencana mereka hanya menjadi 57 lantai saj, karena gedung itu berada di dekat bandara.

Setelah mengalami penundaan yang cukup lama, seluruh konstruksi dari awal sampai akhir diselesaikan dalam waktu kurang dari 3 minggu kerja. Pekerja konstruksi pun bahkan berhasil membangun 3 lantai perhari.

Baca Juga : Kapal Laut Terbesar Di Dunia Yang Pernah Dibuat Manusia

Penggunaan modul di Sky City juga telah mengurangi penggunaan beton yang biasanya dibawa oleh 15.000 truk. Hal tersebut cukup banyak menghilangkan polusi debu disekitar lokasi pembangunan.

Mereka juga mengklaim bahwa udara di dalam Sky City 99,9% murni karena sistem pendingin udara yang canggih. Broad Sustainable Building telah mengembangkan sayapnya sampai ke 70 negara, mereka juga memiliki beberapa video timelapse yang menunjukkan seberapa cepatnya mereka mendirikan bangunan.

4. Stasiun Kereta Api

Pembangunan sebuah kereta api baru di China ini mungkin bisa masuk kedalam rekor dunia, bagaimana tidak stasiun baru ini selesai dibangun hanya dalam waktu 9 jam saja. Proyek pembangunan ini dimulai pada 19 Januari 2018 malam dan selesai pada 20 Januari dini hari.

Sebanyak 1.500 orang pekerja dengan ketepatan dan organisasi ala militer, mengerjakan sebuah stasiun kereta api di Provinsi Fujian. Selain mengerahkan ribuan orang dalam proyek ini juga digunakan 7 kereta api dan juga 23 mesin penggali tanah dalam proyek pembangunan stasiun Nanlong, di kota Longyan, wilayah selatan China.

Menurut Zhan Daosong, wakil manajer Tiesiju Civil Engineering Group, 1.500 pekerja itu dibagi dalam 7 unit untuk melakukan pekerjaan secara simultan. Tiesiju Civil Engineering Group adalah perusahaan pembangunan jalur kereta api milik pemerintah China.

Baca Juga : Kecelakaan Di Taman Hiburan, Nyatanya Masih Kerap Terjadi Di Wahana Permainan

Sebuah video udara yang dirilis oleh Pear memperlihatkan bagaimana para pekerja itu menyambungkan tiga jalur kereta utama, yaitu jalur Ganling, Ganruilong, dan Zhanglong dengan jalur kereta api Nanlong yang baru.

Pembangunan stasiun ini merupakan bagian dari proyek jalur kereta api cepat Nanlong sepanjang 24 KM dan akan menyambungkan jalur Tenggara dan Tengah China. Proyek jalur kereta api cepat Nanlong yang bisa digunakan kereta api berkecapatan 200 km/jam ini diharapkan sudah bisa diselesaikan pada akhir 2018.

Project ini adalah salah satu dari serangkaian project infrastruktur luar biasa yang dilakukan China dalam beberapa tahun belakangan. Pada tahun 2016 China membangun teleskop radio terbesar di dunia untuk mencari sinyal dari bintang dan galaxy, serta kemungkinan tanda kehidupan disisi lain alam semesta.

Teleskop raksasa berdiameter 500 meter ini ditempatkan diwilayah Pingtang yang terpencil di Provinsi Guizhou, wilayah selatan China.

5. Hotel 15 Lantai

China memang sungguh luar biasa, bukan hanya kekuatan ekonominya yang mampu membuat Amerika Serikat dan Jepang ketar-ketir, produktivitas dan efisiensi para pekerjanya pun patut diacungi dua jempol.

Bayangkan sebuah perusahaan konstruksi di kota Changsa berhasil menyelesaikan pembangunan hotel 15 lantai dalam waktu hanya 6 hari saja. Hotel 15 lantai ini bernama Hotel Ark.

Lucu untuk membayangkan bagaimana reaksi warga Changsa yang sedang ke luar kota seminggu, lalu tiba-tiba pulang dan mendapati gedung 15 lantai berdiri tiba-tiba di daerahnya.

Meskipun dibangun dalam waktu yang singkat, hotel ini bukan konstruksi ecek-ecek. Yang dilengkapi dengan fasilitas kedap suara dan struktur bangunan yang diklaim tahan gempa sampai dengan kekuatan 9 SR.

Apa rahasia hotel setinggi itu bisa dibangun dalam waktu sekejap..?? Ternyata perusahaan konstruksi itu memakai bahan pabrikan yang langsung bisa dirakit, yaitu berupa kolom-kolom beton.

Dan hebatnya meskipun bekerja dalam kondisi terburu-buru tidak ada satu pun pekerja yang terluka. Dan karena bahan-bahan yang telah disiapkan dan dicetak sedemikian rupa sebelumnya tidak ada tumpukan sisa-sisa bahan bangunan yang berserakan di lokasi pembangunan.

Lantas bagaimana dengan negara kita sendiri, apakah teknologi kita mampu menyaingi produk-produk dari China dan dapat menyelesaikan sebuah Pembangunan Konstruksi Tercepat Di Indonesia. Namun dalam sebuah pembangunan konstruksi tidak hanya dilihat dari kecepatan selesainya sebuah pembangunan, melainkan ada beberapa aspek yang perlu diperhatikan agar tidak terjadinya sebuah kecacatan dalam proses pembangunan tersebut.

Harap Perhatiannya

Anda diperbolehkan untuk menyalin semua isi postingan dari blog kami ini, hanya saja dengan syarat menyertakan sumber dari blog ini. Jika Anda menyertakan sumber dari blog kami, maka Anda tidak akan mengalami masalah teguran Hak Cipta dari kami yang dapat menyebabkan terjadinya masalah pada blog Anda.

Postingan Lebih Baru Postingan Lebih Baru Postingan Lama Postingan Lama

Postingan lainnya

Komentar

Posting Komentar